DENPASAR | Dunia News Bali – Jajaran Imigrasi Bali melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah terhadap 77 pejabat manajerial dan nonmanajerial pada Rabu (7/1/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat integritas kelembagaan serta meningkatkan kualitas pelayanan keimigrasian kepada masyarakat.
Pelantikan dipimpin Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, Parlindungan, dan dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2026 serta pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Dalam arahannya, Parlindungan menegaskan bahwa integritas, profesionalisme, serta kepatuhan terhadap hukum dan etika merupakan fondasi utama bagi setiap pejabat Imigrasi. Ia meminta seluruh pejabat yang dilantik bekerja secara transparan, akuntabel, dan terus berinovasi demi pelayanan keimigrasian yang responsif dan berkualitas.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali, Eem Nurmanah, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan tata kelola dan sinergi lintas unit kerja di lingkungan Kementerian Hukum. Kehadiran ini menegaskan pentingnya keselarasan kebijakan dalam pelaksanaan tugas keimigrasian.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan serah terima jabatan Kepala Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar dari Gede Dudy Duwita kepada Teguh Mentalyadi. Pergantian kepemimpinan tersebut diharapkan memperkuat koordinasi serta menghadirkan semangat baru dalam pengelolaan detensi keimigrasian di Bali.
Parlindungan menegaskan, perjanjian kinerja dan pencanangan zona integritas merupakan komitmen bersama jajaran Imigrasi Bali untuk menghadirkan pelayanan yang bebas dari pungutan liar, gratifikasi, dan praktik korupsi.
Acara ini juga dihadiri perwakilan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bali serta para Kepala Unit Pelaksana Teknis Imigrasi se-Bali, menandai kuatnya kolaborasi antarunit dalam mendukung pelayanan hukum dan keimigrasian yang profesional serta berintegritas. (red)