DPRD Badung Jadi Rujukan Nasional, Komisi III DPRD Gowa Pelajari Strategi Penguatan PAD

IMG-20260209-WA0057
Kunjungan kerja Komisi III DPRD Gowa ke DPRD Badung membahas strategi penguatan PAD dan pengelolaan keuangan daerah, Senin (9/2/2026).

BADUNG | Dunia News Bali, Keberhasilan Kabupaten Badung dalam mengelola Pendapatan Asli Daerah (PAD) kembali menarik perhatian daerah lain di Indonesia.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung menerima kunjungan kerja pimpinan dan anggota Komisi III DPRD Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada Senin, 9 Februari 2026. Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempelajari secara langsung strategi penguatan keuangan daerah yang diterapkan di salah satu kabupaten dengan pendapatan tertinggi di Tanah Air.

Rombongan Komisi III DPRD Gowa diterima oleh sejumlah tenaga ahli DPRD Badung, yakni Tenaga Ahli Banggar I Made Wiraguna, S.E., Tenaga Ahli Pimpinan I Gusti Agung Made Wardika, S.E., M.Si., Tenaga Ahli Komisi I I Wayan Suryantara, S.H., Tenaga Ahli BK I Wayan Hariono, S.Sos., serta Tenaga Ahli Komisi II I Nyoman Sukarata, S.T. Pertemuan berlangsung di Ruang Pimpinan DPRD Kabupaten Badung.

Tenaga Ahli Banggar DPRD Badung, I Made Wiraguna, yang akrab disapa Bli Denok, menjelaskan bahwa studi banding tersebut difokuskan pada upaya peningkatan PAD serta penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang efektif dan efisien.

Baca juga:  Dari Serangan untuk Bali: BTID Dukung Pelestarian Bahasa Daerah

Ia menyampaikan, salah satu strategi utama yang menjadi perhatian Komisi III DPRD Gowa adalah pembentukan tim optimalisasi pajak daerah. Tim ini bertugas menggali potensi pajak dan retribusi secara maksimal demi memperkuat pendapatan daerah.

“Kami menjelaskan bagaimana optimalisasi pendapatan dilakukan, mulai dari pemanfaatan aset berupa tanah milik pemerintah yang dapat disewakan kepada pihak ketiga, hingga pengelolaan potensi pajak dari sektor UMKM,” ujar Wiraguna.

Selain itu, Badung juga mengoptimalkan sektor pariwisata sebagai sumber pendapatan. Keberadaan desa wisata dan daya tarik wisata (DTW) di wilayah Badung turut memberikan kontribusi signifikan terhadap PAD.

“Tentunya Badung juga memperoleh PAD dari sektor DTW dan desa wisata yang dikelola secara profesional,” pungkasnya. (red)

Berita Terpopular

tanah lot
galungan