Ketua Harian Dekopin Bali, Nyoman Suwirta: Koperasi Tangguh Harus Perkuat Kemitraan

Ketua Harian Dekopin Bali, Nyoman Suwirta: Koperasi Tangguh Harus Perkuat Kemitraan
Ketua Komisi IV DPRD Bali, I Nyoman Suwirta (tengah), bersama jajaran pengurus usai pelantikan Pimpinan Dekopin Provinsi Bali periode 2025–2030 di Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Rabu (11/2/2026).

DENPASAR | Dunia News Bali – Ketua Komisi IV DPRD Bali, I Nyoman Suwirta, yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Dewan Koperasi Indonesia Provinsi Bali (Dekopin Bali) periode 2026–2030, menegaskan bahwa koperasi yang tangguh dan unggul harus mampu membangun kemitraan yang luas.

Hal tersebut disampaikan usai pelantikannya yang berlangsung di Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Rabu (11/2/2026).

Menurut Nyoman Suwirta, kemitraan menjadi kunci utama dalam meningkatkan daya saing koperasi di tengah masyarakat.

“Utamanya adalah mampu menjalin kemitraan, baik dengan pemerintah, desa/kelurahan, maupun para pemangku kepentingan lainnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selain memperluas jaringan kerja sama, pengelolaan koperasi juga harus didukung oleh kualitas sumber daya manusia (SDM) yang baik serta kemampuan berinovasi.

“Dengan SDM yang berkualitas dan inovasi yang berkelanjutan, koperasi akan semakin maju dan mampu menjalin kemitraan yang kuat dengan berbagai pihak,” terangnya.

Sebagai Ketua Harian Dekopin Bali, Nyoman Suwirta menegaskan bahwa mewujudkan koperasi yang tangguh, unggul, dan berdaya saing membutuhkan proses yang tidak instan.

Baca juga:  Pertumbuhan Ekonomi: Benarkah Bisa Mengukur Kesejahteraan Masyarakat?

Untuk itu, Dekopin Bali ke depan akan memperluas kerja sama dengan berbagai sektor, termasuk pelaku UMKM, pengelola vila, dan restoran.

“Kemitraan dengan pemerintah juga sudah kami sampaikan langsung kepada Gubernur Bali dan Wali Kota Denpasar, dan hasilnya disambut dengan baik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa penguatan koperasi tidak hanya sebatas menjalin kemitraan, tetapi juga memperkuat peran koperasi di sektor riil.

“Melalui koperasi, ke depan kita juga akan masuk lebih jauh ke sektor riil dengan mengembangkan kebutuhan masyarakat, seperti sandang, pangan, dan papan,” pungkasnya. (Bud)

Berita Terpopular

tanah lot
galungan