Koster Dorong Proyek Strategis Bali Diprioritaskan, Bappenas Siap Percepat Infrastruktur Darat hingga Laut

IMG-20260212-WA0095

DENPASAR | Dunia News Bali – Gubernur Bali Wayan Koster menerima Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas RI Rachmat Pambudy di Gedung Jayasabha, Denpasar, Rabu (11/2/2026). Pertemuan yang juga dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Bali Putri Suastini Koster dan Ny. Ninuk Mardiana Estilistiati Pambudy itu dimanfaatkan untuk membahas percepatan penguatan infrastruktur Bali dari darat hingga laut.

Dalam paparannya, Koster lebih dulu menyampaikan capaian ekonomi Bali tahun 2025 berdasarkan data BPS Provinsi Bali. Pertumbuhan ekonomi tercatat 5,82 persen atau meningkat 0,34 persen dibandingkan tahun 2024 sebesar 5,48 persen. Sementara pendapatan per kapita masyarakat mencapai Rp72,66 juta, naik Rp5,34 juta dari tahun sebelumnya yang berada di angka Rp67,32 juta.

Gubernur dua periode tersebut menegaskan pemerataan pembangunan menjadi fokus utama, khususnya di wilayah Buleleng, Karangasem, Tabanan dan daerah lain di luar kawasan selatan Bali. Ia sebelumnya juga telah menemui Menteri PUPR di Jakarta guna menguatkan dukungan pemerintah pusat.

Salah satu proyek strategis yang diminta kepastian keberlanjutannya ialah pembangunan Tol Gilimanuk–Mengwi sepanjang 96,84 kilometer. Menurutnya, proyek ini penting untuk mengurai kemacetan yang selama ini menjadi persoalan utama mobilitas di Bali.

Baca juga:  Bus TMD Mati, Pemprov Bali Ditantang: Mana Komitmen untuk Rakyat dan Wisatawan ?

Selain jalur darat, Koster menekankan kebutuhan penguatan infrastruktur pelabuhan untuk mengurangi beban kendaraan logistik. Tiga pelabuhan yang diusulkan ditingkatkan kapasitasnya yakni Celukan Bawang, Amed, dan Kusamba. Dengan skema tersebut, kendaraan logistik dari Ketapang diharapkan bisa langsung masuk ke Celukan Bawang, sementara distribusi kawasan timur dialihkan ke Amed atau Kusamba.

Upaya itu diyakini mampu menekan volume kendaraan logistik di jalan raya yang selama ini kerap memicu kemacetan panjang. Ia juga meminta dukungan peningkatan fungsi Pelabuhan Pengambengan yang selama ini dikenal sebagai pelabuhan ikan.

Bappenas Siap Prioritaskan Infrastruktur dan Digitalisasi

Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy mengapresiasi sambutan Pemerintah Provinsi Bali dan menegaskan komitmen pemerintah pusat mendukung percepatan pembangunan daerah tersebut.

Menurutnya, Bali merupakan wajah Indonesia sehingga kualitas infrastrukturnya harus mencerminkan standar nasional. Ia menyatakan pengembangan tidak hanya pada sektor darat dan laut, tetapi juga udara serta infrastruktur digital.

Sebagai bentuk keseriusan, Pambudy bahkan langsung berkomunikasi dengan sejumlah kementerian terkait di tengah pertemuan. Ia juga menyinggung pentingnya sektor pertanian yang terbukti menopang ekonomi Bali saat pandemi Covid-19.

Baca juga:  Merawat Tradisi, Majelis Taklim At-tadzkir Adakan Silaturahmi Nasional Ke 4 Di Bali

Menanggapi hal tersebut, Koster menyampaikan pertanian tetap menjadi prioritas pembangunan, terutama pengembangan pertanian organik dan budidaya bawang putih lokal guna mengurangi ketergantungan impor.

Deputi Bidang Perencanaan Makro Pembangunan Kementerian PPN Eka Chandra Buana menambahkan beberapa proyek Bali telah masuk agenda perencanaan nasional, termasuk kelanjutan Tol Gilimanuk–Mengwi, pengembangan LRT, serta rencana bandara baru yang masih dalam tahap skema.

Sementara itu, Putri Koster selaku Ketua Dekranasda Provinsi Bali berharap Bali dapat berkembang menjadi pusat pemasaran produk kerajinan nusantara.

Pertemuan ditutup dengan pertukaran cendera mata. Gubernur menyerahkan kain tenun endek kepada Menteri Pambudy, sedangkan Menteri memberikan buku dan kopi. Putri Koster juga menghadiahkan tas anyaman ate dan tas kulit berukir khas Bali kepada Ny. Ninuk Pambudy yang tampak terkesan dengan pemberian tersebut. (red)

Berita Terpopular

tanah lot
galungan