Dishub Bali Bantah Isu Penambahan Ribuan Taksi Listrik

IMG-20260223-WA0073

DENPASAR | Dunia News Bali – Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Bali menegaskan bahwa tidak ada penambahan kuota taksi listrik di Bali sebagaimana isu yang beredar di media sosial.

Penegasan tersebut disampaikan sebagai tindak lanjut pelaksanaan Rencana Aksi Daerah Percepatan Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) Provinsi Bali Tahun 2022–2026 yang mengacu pada Peraturan Gubernur Bali Nomor 48 Tahun 2019 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

Menurut Kadishub, kebijakan yang dijalankan saat ini adalah percepatan elektrifikasi armada melalui penggantian taksi berbahan bakar minyak menjadi kendaraan listrik berbasis baterai secara bertahap. Proses tersebut disesuaikan dengan usia kendaraan serta perencanaan bisnis masing-masing perusahaan atau koperasi taksi.

Ia juga merujuk pada Surat Dinas Perhubungan Provinsi Bali Nomor B.16.002/162/AKT.JALAN/DISHUB tentang Penegasan Penggunaan Kendaraan Listrik untuk Taksi. Dalam surat tersebut ditegaskan bahwa mulai 1 Januari 2026, seluruh peremajaan armada taksi di Bali wajib menggunakan kendaraan listrik berbasis baterai.

Lebih lanjut, Kadishub menegaskan bahwa berdasarkan hasil kajian tahun 2015, kuota taksi di Bali telah ditetapkan sebanyak 3.500 unit. Pemerintah Provinsi Bali, kata dia, tidak pernah menerbitkan kuota tambahan di luar jumlah tersebut.

Baca juga:  Suryani Odang Alami Dugaan Malpraktik, Laporkan Ke Polda Bali

Terkait informasi yang menyebut adanya penambahan 3.000 hingga 10.000 unit taksi listrik baru di Bali, Kadishub memastikan kabar tersebut tidak benar.

Ia menambahkan, setiap badan usaha baru yang berminat menjalankan usaha angkutan taksi didorong untuk bekerja sama dengan perusahaan yang telah memiliki izin penyelenggaraan sesuai kuota resmi, sekaligus memberdayakan sumber daya serta tenaga kerja masyarakat Bali.

“Penyelenggaraan angkutan taksi di Provinsi Bali harus berjalan tertib, terukur, dan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Berita Terpopular

tanah lot
galungan