BADUNG – Dunia News Bali – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, menghadiri kegiatan Korve Kebersihan Lingkungan dan Bazar Pelayanan Publik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali Tahun 2026 yang digelar di kawasan Shelter Kebencanaan Baruna, Pasar Seni Kuta, Kecamatan Kuta, Badung, Sabtu (4/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Anom Gumanti mendampingi Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi lintas instansi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus menjaga kebersihan kawasan wisata Pantai Kuta sebagai salah satu destinasi unggulan di Bali.
Sejumlah anggota DPRD Badung turut hadir, di antaranya Ketua Komisi II I Made Sada, Ketua Komisi IV I Nyoman Graha Wicaksana, serta Anggota DPRD Putu Yunita Oktarini. Kegiatan juga diikuti jajaran pemerintah daerah, unsur Forkopimda, instansi vertikal, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Rangkaian acara diawali dengan aksi korve kebersihan lingkungan yang dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Setiawan Budi Cahyono. Kegiatan tersebut menjadi simbol kolaborasi berbagai lembaga dalam menjaga kebersihan, keindahan, dan kenyamanan kawasan wisata Pantai Kuta sekaligus mendukung penyelenggaraan Bazar Pelayanan Publik.
Usai kegiatan bersih-bersih, Bazar Pelayanan Publik Kejati Bali Tahun 2026 secara resmi dibuka oleh Gubernur Bali I Wayan Koster. Mengusung tema “Dengan Kolaborasi dan Sinergi Lintas Instansi, Negara Hadir Memberikan Pelayanan Cepat, Mudah dan Berkualitas kepada Masyarakat,” kegiatan tersebut menghadirkan beragam layanan publik terpadu yang melibatkan pemerintah daerah, instansi vertikal, serta berbagai stakeholder.
Anom Gumanti menegaskan, kehadiran DPRD Badung bersama jajaran pemerintah daerah merupakan bentuk komitmen dalam mendukung penguatan kolaborasi antarinstansi demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, sinergi yang terbangun juga menjadi langkah penting dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan destinasi wisata yang menjadi ikon Kabupaten Badung.
“Melalui kerja sama yang semakin erat antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan berbagai lembaga, pelayanan publik diharapkan semakin cepat, mudah, dan berkualitas. Di sisi lain, kolaborasi ini juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat maupun wisatawan,” ujar Anom Gumanti. (riza)