Piodalan 10 Tahun Kantor Pusat, KSP Ngardi Rahayu Bali Gelar Melaspas PINHUB

General Manager KSP Ngardi Rahayu Bali, I Putu Candra Satryastina, S.Pd.H., M.Pd.

BADUNG | Dunia News Bali – Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Ngardi Rahayu Bali mengembangkan inovasi usaha berbasis kebutuhan masyarakat melalui Penyarikan Integrated Hub (PINHUB), sebuah pusat aktivitas ekonomi yang dirancang mengakomodasi kegiatan perdagangan, parkir, hingga kuliner dalam satu kawasan.

Pengembangan PINHUB ditandai dengan upacara melaspas pada Rabu (14/10/2026), bertepatan dengan peringatan 10 tahun kantor pusat KSP Ngardi Rahayu Bali di Jalan Srikandi No. 12A, Banjar Penyarikan, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung.

Pada hari yang sama, koperasi juga menggelar upacara piodalan sebagai ungkapan syukur atas perjalanan kantor pusat selama satu dekade. Kedua upacara tersebut dipuput oleh Ida Pandita Mpu Vaidaka Ananda dari Griya Sila Giri, Nusa Dua.

General Manager KSP Ngardi Rahayu Bali, I Putu Candra Satryastina, S.Pd.H., M.Pd., menjelaskan, PINHUB lahir dari upaya memanfaatkan lahan milik warga yang sebelumnya dinilai belum produktif. Melalui penyewaan lahan untuk jangka waktu 30 tahun, koperasi berupaya menghadirkan fasilitas yang memberikan manfaat ekonomi sekaligus membantu mengatasi persoalan parkir di Jalan Srikandi.

Menurut Candra, perencanaan PINHUB berangkat dari kebutuhan internal koperasi terhadap lahan parkir karyawan. Namun, pemanfaatan lahan hanya untuk parkir dinilai belum optimal, sehingga tim mengembangkan konsep kawasan multifungsi yang dapat beroperasi mengikuti aktivitas masyarakat sepanjang hari.

“Kalau hanya untuk parkir, pemanfaatannya kurang maksimal. Karena itu, kami mencoba menghadirkan inovasi agar lahan ini tidak hanya menjadi tempat parkir, tetapi juga bisa membantu mengurai kemacetan di Jalan Srikandi,” jelas Candra.

Ia menegaskan, kehadiran PINHUB tidak serta-merta akan menyelesaikan seluruh persoalan kemacetan. Meski demikian, fasilitas parkir yang disediakan diharapkan dapat mengurangi kendaraan yang selama ini menggunakan badan jalan untuk parkir.

PINHUB dirancang menggunakan konsep pemanfaatan ruang berdasarkan waktu. Area yang sama dapat difungsikan untuk kegiatan berbeda, mulai dari pasar pagi, kantong parkir pada siang hari, hingga pusat kuliner pada malam hari.

Pada pagi hari, mulai pukul 04.00 hingga 09.00 WITA, kawasan ini dimanfaatkan sebagai pasar pagi yang menyediakan tujuh los untuk makanan siap saji atau ready to eat. Konsep tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan warga, khususnya pelajar dan pekerja yang memerlukan makanan praktis sebelum memulai aktivitas.

Baca juga:  PN Denpasar Proses Gugatan Bali Towerindo terhadap Pemkab Badung, Sidang Masuk Tahap Mediasi

Setelah kegiatan pasar pagi selesai, rombong atau tempat berjualan di lantai bawah dibongkar menggunakan sistem knock-down. Mulai sekitar pukul 10.00 WITA hingga sore hari, area tersebut dimanfaatkan sebagai kantong parkir kendaraan.

Pengelola juga menyiapkan layanan parkir valet untuk membantu mengakomodasi kendaraan pelanggan usaha di sekitar kawasan.

Selanjutnya, mulai pukul 16.00 hingga 23.00 WITA, lantai bawah kembali difungsikan sebagai food court dengan tujuh los usaha. Sementara itu, area mezzanine di lantai atas menyediakan tiga los tambahan yang dirancang untuk mendukung kegiatan usaha dengan waktu operasional lebih fleksibel.

Secara keseluruhan, PINHUB menyediakan 17 los usaha, terdiri atas tujuh los untuk kegiatan pasar pagi, tujuh los untuk kegiatan kuliner malam, serta tiga los di area mezzanine.

Bangunan PINHUB menggunakan struktur baja dua lantai dengan mezzanine. Gedung tersebut merupakan aset KSP Ngardi Rahayu Bali, sedangkan operasional hariannya dikelola oleh PT Satya Ngardi Rahayu atau PT Sangayu, anak perusahaan koperasi yang bergerak di sektor riil.

Candra mengatakan, warga Banjar Penyarikan dan anggota KSP Ngardi Rahayu Bali menjadi prioritas dalam pengisian los usaha. Namun, kesempatan juga terbuka bagi pelaku usaha dari luar wilayah selama memenuhi kriteria yang telah ditetapkan pengelola.

Ada tiga persyaratan utama bagi calon tenant, yakni telah menjalankan usaha pada segmen yang sama minimal tiga tahun, mempunyai basis pelanggan yang dapat dibuktikan, serta memiliki merek usaha atau pernah viral.

Kriteria tersebut diterapkan untuk membangun ekosistem usaha yang berkelanjutan. Pengelola ingin menggabungkan pelaku usaha yang sudah memiliki pengalaman dan pelanggan dengan pelaku UMKM pemula yang membutuhkan ruang untuk berkembang.

“Kami ingin yang sudah memiliki pengalaman bisa saling mengangkat dengan pelaku usaha yang baru mulai. Kalau semuanya pemula, risikonya cukup besar karena mereka masih membutuhkan proses belajar dan mencoba. Karena itu, kami menyiapkan porsi khusus bagi warga yang baru merintis usaha,” ungkapnya.

Menurut Candra, keberadaan pelaku usaha berpengalaman diharapkan dapat membantu memperkuat daya tarik kawasan sekaligus memberikan kesempatan kepada UMKM pemula untuk tumbuh bersama.

Baca juga:  Musim Tanam Januari 2026, DTW Jatiluwih Distribusikan 22,8 Ton Pupuk

Untuk mendukung proses tersebut, pengelola menerapkan kontrak tenant selama satu tahun. Pada bulan pertama, tenant mendapatkan fasilitas bebas biaya sewa, kemudian dilanjutkan dengan masa evaluasi dan pembinaan hingga tiga bulan pertama.

Pengelola telah menyiapkan tim proyek khusus untuk menangani tenant, melakukan pendampingan, serta mengevaluasi perkembangan usaha selama masa awal operasional.

Kelian Adat Banjar Penyarikan, I Made Nuryana, S.T., menyambut kehadiran PINHUB sebagai salah satu upaya menjawab persoalan yang selama ini dirasakan masyarakat setempat.

Jalan Srikandi merupakan salah satu titik aktivitas warga karena terdapat sekolah, puskesmas, balai banjar, kantor koperasi, serta sejumlah usaha kuliner yang menarik pengunjung.

Aktivitas tersebut kerap meningkatkan kepadatan kendaraan, terutama ketika kendaraan pelanggan parkir di sepanjang badan jalan.

“Pada jam-jam sibuk, kendaraan parkir di pinggir jalan dan lalu lintas menjadi tersendat. Dengan adanya kantong parkir di PINHUB, kami berharap Jalan Srikandi bisa lebih lancar,” ujarnya.

Selain mendukung kelancaran lalu lintas, Nuryana berharap PINHUB memberikan ruang lebih luas bagi masyarakat untuk menjalankan usaha di wilayahnya sendiri.

Menurut dia, prioritas bagi pedagang lokal dapat membantu menjaga perputaran ekonomi tetap berada di lingkungan banjar. Dengan demikian, keberadaan PINHUB diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi koperasi, tetapi juga membuka peluang usaha dan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Ketua Pengurus KSP Ngardi Rahayu Bali, I Made Suana, menyampaikan bahwa PINHUB merupakan bagian dari inovasi yang dikembangkan koperasi untuk memperluas manfaat bagi anggota dan masyarakat.

Sejumlah program yang telah dijalankan antara lain santunan upacara ngaben bagi anggota melalui produk Sangga Plus, penerapan analisis kredit berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), serta pengembangan usaha sektor riil melalui PT Sangayu.

“Semua inovasi ini dijalankan oleh tim manajemen dan karyawan koperasi. Pengurus memberikan arah dan memastikan tata kelolanya berjalan dengan baik, sedangkan tim yang mengeksekusi,” kata Suana.

Ia menegaskan, pengembangan usaha tersebut tetap berlandaskan pada tujuan membangun koperasi yang sehat, dikelola secara profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi anggota maupun masyarakat di lingkungan Banjar Penyarikan.

Baca juga:  Evaluasi KKP di Kawasan BTID Diapresiasi sebagai Langkah Investasi Berkelanjutan

KSP Ngardi Rahayu Bali juga menargetkan dapat masuk dalam lima besar koperasi di Bali pada 2030.

Berdasarkan data yang disampaikan koperasi, total aset KSP Ngardi Rahayu Bali kini telah menembus Rp116 miliar, dengan jumlah anggota lebih dari 2.500 orang.

Setelah pelaksanaan upacara melaspas, PINHUB dijadwalkan menggelar grand opening untuk umum pada Sabtu, 21 November 2026. Acara tersebut direncanakan dimeriahkan bintang tamu serta pembagian kupon belanja gratis bagi anggota koperasi.

Sementara itu, pendaftaran bagi pelaku usaha yang ingin menempati los PINHUB telah dibuka. Warga lokal mendapatkan prioritas, sedangkan pendaftaran dari masyarakat umum tetap dimungkinkan dengan memperhatikan kriteria dan kualitas produk.

Tenant yang terpilih memperoleh fasilitas bebas sewa pada bulan pertama. Biaya listrik dan air juga ditanggung pengelola, serta tersedia peluang mendapatkan pinjaman modal usaha dari KSP Ngardi Rahayu Bali. Para tenant diwajibkan bersedia menjadi anggota koperasi.

Informasi pendaftaran dapat diperoleh melalui Kantor Pusat KSP Ngardi Rahayu Bali di Jalan Srikandi No. 12A, Banjar Penyarikan, Kelurahan Benoa, Kuta Selatan, Badung, atau menghubungi Admin Koperasi di nomor 0812-3778-8456.

KSP Ngardi Rahayu Bali berdiri pada 2007 dan berakar di Banjar Adat Penyarikan, Kelurahan Benoa, Kuta Selatan, Badung. Selain kantor pusat di Jalan Srikandi, koperasi juga melayani anggota melalui Kantor Kas Kutuh.

Koperasi menyebut laporan keuangannya telah diaudit Kantor Akuntan Publik setiap tahun sejak 2024, dengan hasil penilaian kesehatan berpredikat Sehat. Pengurus dan pengawas juga telah menjalani uji kelayakan dan kepatutan, sedangkan tim operasional, mulai dari manajemen hingga kolektor lapangan, memiliki sertifikasi kompetensi BNSP.

Melalui PT Sangayu, koperasi turut mengembangkan sejumlah usaha sektor riil, meliputi Piranti Yadnya yang menghimpun serati banten dan perajin bade lokal sejak Januari 2024, Beras Sangayu yang bermitra dengan lebih dari 105 UMKM di Kuta Selatan, program distribusi sembako SEMBA.GO, serta pengelolaan PINHUB.

Dengan konsep usaha yang memadukan perdagangan, parkir, dan kuliner, PINHUB diharapkan menjadi ruang ekonomi baru bagi masyarakat Banjar Penyarikan sekaligus mendukung penataan lalu lintas di Jalan Srikandi. (riza)

Berita Terpopular

Scroll to Top