Bahlil Lantik Pengurus Golkar Bali, Demer Perkuat Konsolidasi Menuju 2029

DENPASAR | Dunia News Bali – Partai Golkar Bali resmi memasuki periode kepengurusan baru setelah jajaran DPD Partai Golkar Provinsi Bali masa bakti 2025-2030 dikukuhkan di Monumen Gong Perdamaian Dunia, Desa Budaya Kertalangu, Denpasar, Sabtu (3/10/2026).

Gde Sumarjaya Linggih atau Demer secara resmi memimpin DPD Partai Golkar Bali setelah dilantik Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia. Pengukuhan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Partai Golkar tingkat kabupaten/kota se-Bali.

Prosesi tersebut dihadiri sejumlah petinggi Partai Golkar yang kini menduduki posisi di pemerintahan. Selain Bahlil yang menjabat Ketua Umum DPP Partai Golkar sekaligus Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, hadir pula Sekjen DPP Golkar sekaligus Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji, Menteri P2MI Mukhtarudin, serta Menteri UMKM Maman Abdurahman.

Kehadiran jajaran pimpinan partai tersebut berlangsung di tengah agenda konsolidasi Golkar Bali yang sebelumnya diawali dengan Rapat Kerja Daerah. Forum itu membahas sejumlah kebutuhan organisasi, mulai dari penguatan sumber daya manusia, jaringan hingga tingkat bawah, manajemen organisasi dan digital, sampai kesiapan logistik menghadapi dinamika politik mendatang.

Baca juga:  Bali Bird Park Siapkan Promo dan Program Edukasi Sambut Libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026

Dalam struktur kepengurusan yang baru, Demer didampingi I Dewa Gede Dwi Mahayana Putra Nida sebagai sekretaris dan I Gede Sudiana sebagai bendahara. Sebanyak 20 wakil ketua juga ditempatkan untuk menangani berbagai bidang organisasi.

Demer menyebut jumlah kader yang masuk dalam jajaran pengurus DPD Golkar Bali mencapai 108 orang. Komposisi tersebut mencakup sekitar 37 persen kader perempuan serta puluhan kader dari kalangan Generasi Z.

Keterlibatan generasi muda menjadi salah satu perhatian dalam penyusunan kepengurusan. Demer meminta kader Gen Z yang mendapat kepercayaan agar tidak hanya mengisi struktur, tetapi aktif belajar mengenai organisasi dan mengambil bagian dalam kerja-kerja kepartaian.

Bagi Demer, regenerasi perlu berjalan bersama dengan penguatan organisasi. Karena itu, jaringan partai di tingkat daerah hingga lapisan masyarakat paling bawah menjadi salah satu hal yang ingin terus dikembangkan.

Ia juga menaruh perhatian pada pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan organisasi. Perencanaan, koordinasi, pelaksanaan kegiatan hingga pengawasan diharapkan dapat dilakukan secara lebih terukur dengan dukungan sistem digital.

Baca juga:  WNA Diamankan Imigrasi Ngurah Rai di Canggu, Satu Overstay 402 Hari

Penguatan struktur tersebut sekaligus diarahkan untuk menghadapi tahapan Pemilu 2029. Demer menilai persiapan tidak dapat dilakukan secara mendadak karena partai perlu memiliki kader, jaringan, manajemen, dan dukungan logistik yang siap sejak jauh hari.

Dalam arahannya, Demer menggambarkan organisasi Golkar sebagai sebuah perahu yang harus bergerak menuju tujuan yang sama. Karena itu, seluruh pengurus diminta menjaga kesatuan langkah dan tidak menjalankan organisasi dengan arah yang saling berlawanan.

Rakerda Golkar Bali juga menjadi ruang untuk menyusun program kerja sekaligus menghimpun masukan dari jajaran pengurus provinsi dan kabupaten/kota. Penguatan jaringan bahkan diarahkan hingga tingkat dusun agar keberadaan struktur partai semakin dekat dengan masyarakat.

Sementara itu, Bahlil dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia menilai para kader yang mendapatkan amanah tersebut membawa harapan baru bagi perjalanan Partai Golkar di Bali.

Rangkaian pelantikan ditandai pula dengan penyerahan panji-panji kebesaran Partai Golkar kepada Demer. Momentum tersebut menjadi penanda dimulainya kerja kepengurusan baru untuk memperkuat organisasi Golkar di Bali hingga periode 2025-2030.

Baca juga:  Pansus TRAP DPRD Bali Hentikan Pembangunan Villa di Canggu, Berdiri di Lahan Sawah Dilindungi

Dengan dikukuhkannya struktur baru di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, Golkar Bali kini memasuki fase konsolidasi berikutnya. Fokus organisasi diarahkan pada penguatan internal, perluasan jaringan, regenerasi kader, serta persiapan menghadapi agenda politik nasional yang akan datang. (dnb13)

Berita Terpopular

Scroll to Top