Bank Indonesia: Ekonomi Bali Tumbuh 6 Persen, Pariwisata dan Konsumsi Jadi Penggerak

IMG-20260306-WA0023
Kepala KPwBI Bali Erwin Soeriadimadja bersama narasumber saat kegiatan Bincang dengan Media di Denpasar, Rabu (5/3/2026), yang membahas perkembangan ekonomi Bali dan penguatan penggunaan QRIS. Foto: Dunia News Bali

DENPASAR | Dunia News Bali – Perekonomian Provinsi Bali menunjukkan kinerja positif sepanjang tahun 2025. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bali mencatat pertumbuhan ekonomi Bali mencapai 5,82 persen secara tahunan (year on year/yoy), menjadikan Bali sebagai salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja, mengatakan capaian tersebut mencerminkan ketahanan ekonomi Bali yang tetap terjaga seiring meningkatnya aktivitas pariwisata dan konsumsi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Bincang dengan Media yang digelar Bank Indonesia Provinsi Bali di Denpasar, Rabu (5/3/2026).

Menurut Erwin, pada Triwulan IV 2025 ekonomi Bali tumbuh sebesar 5,86 persen (yoy) atau lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat sekitar 5,39 persen (yoy).

Pertumbuhan ekonomi Bali terutama ditopang oleh meningkatnya aktivitas pada sejumlah lapangan usaha utama, seperti akomodasi dan makan minum, perdagangan, transportasi, konstruksi, serta sektor pertanian.

Kinerja sektor pariwisata yang terus membaik turut memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah. Hal ini tercermin dari meningkatnya kunjungan wisatawan serta mobilitas penumpang di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai yang tercatat meningkat sekitar 2,77 persen.

Baca juga:  Solidaritas Pohon Beringin, Golkar Bali dan AMPI Bali Ringankan Beban Korban Banjir

Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga masih menjadi kontributor terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Bali dengan porsi sekitar 51,68 persen. Konsumsi masyarakat meningkat seiring pulihnya aktivitas pariwisata, kegiatan rekreasi, serta meningkatnya permintaan terhadap layanan penginapan dan kuliner.

Selain konsumsi rumah tangga, pertumbuhan ekonomi Bali juga ditopang oleh realisasi investasi yang memiliki pangsa sekitar 28,32 persen, serta meningkatnya aktivitas ekspor jasa yang berkaitan erat dengan sektor pariwisata.

Di sisi lain, Bank Indonesia juga terus mendorong digitalisasi sistem pembayaran guna meningkatkan efisiensi transaksi ekonomi masyarakat.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah memperluas penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang semakin banyak dimanfaatkan oleh pelaku usaha, termasuk pelaku UMKM di Bali.

Penggunaan QRIS di Bali tercatat terus meningkat seiring bertambahnya jumlah merchant yang menerima transaksi digital. Bank Indonesia bersama penyedia jasa pembayaran juga terus memperluas akseptansi QRIS melalui berbagai program literasi dan edukasi sistem pembayaran digital.

Selain itu, Bank Indonesia juga menggelar berbagai kegiatan untuk memperkuat ekosistem pembayaran digital, di antaranya Pasar Rakyat Go Digital, QRIS Jelajah Kuliner Indonesia, serta Pekan QRIS Nasional 2026.

Baca juga:  Ekonomi Bali Menguat, Indikator Makro 2025 Catat Rekor Tertinggi

Melalui berbagai upaya tersebut, Bank Indonesia berharap digitalisasi sistem pembayaran dapat mendorong efisiensi transaksi, memperluas inklusi keuangan, serta mendukung penguatan ekonomi digital di Bali.

Kegiatan Bincang dengan Media ini juga menjadi forum dialog dan penguatan sinergi antara Bank Indonesia dan insan pers di Bali.

Selain dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Erwin Soeriadimadja, forum tersebut juga menghadirkan sejumlah narasumber yang memaparkan perkembangan ekonomi dan sistem pembayaran di Bali, yakni Ronald D. Parluhutan, Indra Gunawan, Nyhanad Siroth, serta Henry Nosih Saturwa.

Melalui forum tersebut, Bank Indonesia berharap kolaborasi dengan media dapat terus diperkuat dalam menyampaikan informasi terkait perkembangan ekonomi daerah kepada masyarakat. (Red/Ich)

Berita Terpopular

tanah lot
galungan