DENPASAR | Dunia News Bali – Memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62, PT Bali Turtle Island Development (BTID) selaku Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali menggandeng Dinas Kesehatan Kota Denpasar dan Puskesmas III Denpasar Selatan menggelar layanan cek kesehatan gratis bagi masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 7 Oktober 2026 tersebut digelar di Secondary Lobby lantai dasar Sira Village Grand Outlet Bali. Program ini menyasar masyarakat umum, warga Desa Serangan, serta para karyawan yang beraktivitas di kawasan KEK Kura Kura Bali.
Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan tersebut juga melibatkan sejumlah organisasi dan lembaga kesehatan, di antaranya JFF (John Fawcett Foundation), Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Denpasar, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Denpasar, Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Denpasar, Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Bali, Klinik FKTP Kerapon, BPJS Kesehatan Cabang Denpasar, PRASTIKA, serta Wojo Usadha.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pemeriksaan secara rutin. Pemeriksaan juga diarahkan untuk mendukung deteksi dini penyakit tidak menular (PTM).
Berbekal kartu identitas, masyarakat yang hadir dapat memperoleh berbagai layanan pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma. Layanan tersebut mencakup pemeriksaan tekanan darah, gula darah, asam urat, kolesterol, skrining penyakit tidak menular, pemeriksaan gigi, pemeriksaan mata dan pemberian kacamata, hingga donor darah.

Selain itu, masyarakat juga mendapatkan layanan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), konsultasi kesehatan, pengobatan, serta pelayanan obat dan multivitamin.
Kepala Bidang Bina Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Denpasar, Wayan Sukrayasa, menilai kegiatan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah memperluas akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Ini merupakan suatu kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Denpasar, khususnya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Di mana cek kesehatan gratis ini merupakan program nasional yang menyasar seluruh masyarakat untuk mendapatkan screening ataupun mengetahui tentang bagaimana status kesehatannya masing-masing,” ujar Wayan Sukrayasa.
Ia juga mengapresiasi dukungan yang diberikan pihak pengelola KEK Kura Kura Bali dalam menyediakan fasilitas untuk pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Sekali lagi kami menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Kura Kura Bali yang sudah memberikan fasilitas bagi kami melaksanakan kegiatan ini. Dan memang kami harapkan kolaborasi, koordinasi ini kita tetap laksanakan. Tidak hanya hari ini, mungkin juga event-event lainnya yang memang memerlukan dukungan dan kerja sama kita,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas III Denpasar Selatan, drg. Putu Judy Satyawati Sudarmo, mengatakan pihaknya tidak hanya memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan di lokasi, tetapi juga menyiapkan akses konsultasi lanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Kami juga memiliki konter BPJS di mana para peserta yang mengalami kendala bisa konsultasi langsung. Jika di fasilitas pertama tidak bisa ditangani, kami akan merujuk ke rumah sakit. Jadi, bagi peserta yang memiliki kepesertaan BPJS pasti akan di-cover sesuai jenis penyakitnya, dan bagi pasien asuransi swasta bisa dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku,” jelas drg. Putu Judy.
Kemudahan akses tersebut turut dirasakan masyarakat yang mengikuti pemeriksaan. Sujiarti, salah seorang warga Desa Serangan yang menjalani pemeriksaan tensi dan kolesterol, mengaku terbantu dengan adanya layanan kesehatan yang digelar dekat dengan aktivitas kesehariannya.
“Bagus ya ada cek kesehatan gratis bagi masyarakat umum. Sebelumnya belum pernah ikut karena kalau di Serangan kan biasanya di banjar, biasanya kita tidak bisa karena kerja dan keterbatasan waktu. Tapi sekarang bisa. Lokasinya di sini (Sira Village) bagus, di sini juga tidak apa-apa,” tuturnya.
Di sisi lain, Kepala Departemen Komunikasi BTID, Zefri Alfuray, yang turut hadir dan berpartisipasi langsung dalam kegiatan tersebut mengungkapkan apresiasinya terhadap antusiasme masyarakat.
Menurutnya, kesehatan merupakan salah satu fondasi penting bagi masyarakat. Namun, keterbatasan waktu dan biaya masih menjadi alasan sebagian warga maupun pekerja menunda pemeriksaan kesehatan.
“Kesehatan itu fondasi utama, tapi kami sadar banyak warga dan rekan pekerja yang sering menunda periksa karena kendala waktu dan biaya. Melihat langsung senyum lega bapak dan ibu warga sekitar, dan teman-teman karyawan hari ini karena bisa mengecek kesehatannya tanpa harus pergi jauh, rasanya sangat menghangatkan hati,” ujar Zefri.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut dapat terlaksana berkat dukungan dan kolaborasi berbagai pihak, terutama Dinas Kesehatan Kota Denpasar, Puskesmas III Denpasar Selatan, asosiasi kesehatan, serta para tenaga medis yang terlibat langsung dalam memberikan pelayanan.
“Acara hari ini tidak akan terwujud tanpa dedikasi dari rekan-rekan Dinas Kesehatan Kota Denpasar, Puskesmas III Denpasar Selatan, Asosiasi Kesehatan serta seluruh tenaga medis yang turun langsung melayani dengan penuh. Kami dari BTID mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya,” kata Zefri.
Melalui momentum peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-62, pelaksanaan cek kesehatan gratis ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi mampu meningkatkan kesadaran masyarakat maupun karyawan untuk menerapkan pola hidup sehat serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
BTID juga menegaskan komitmennya untuk terus membangun kolaborasi lintas sektor dalam menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat bagi kawasan KEK Kura Kura Bali, masyarakat sekitar, maupun masyarakat Bali secara lebih luas. (dnb13)