Rembug Sastra Siwaratri & Launching Kegiatan Swadhyaya Fakultas Brahma Widya UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

bf226197-a6f1-4be8-b926-778747b10c0e

DENPASAR | Dunia News Bali – Fakultas Brahma Widya Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar telah sukses menyelenggarakan kegiatan Rembug Sastra Siwaratri yang dirangkaikan dengan Launching Kegiatan Swadhyaya pada Sabtu, 17 Januari 2026, bertempat di Aula Lantai 3 Fakultas Brahma Widya. Kegiatan ini mengusung tema “Saking Śūnya Nuju Rakṣaning Jagat”, yang menegaskan pentingnya refleksi spiritual, kesadaran kosmis, dan tanggung jawab etis manusia dalam menjaga keharmonisan dunia.

Kegiatan ini dihadiri oleh unsur pimpinan Fakultas Brahma Widya, dosen, mahasiswa, serta para pemangku/pinandita dan pemerhati sastra serta spiritualitas Hindu. Kehadiran unsur pimpinan fakultas menegaskan dukungan penuh terhadap penguatan tradisi akademik-keagamaan dan pengembangan budaya kajian teks suci di lingkungan Fakultas Brahma Widya.

Acara diawali dengan persembahyangan bersama sebagai bentuk penyucian dan pemusatan batin, kemudian dilanjutkan dengan rangkaian pembukaan yang meliputi menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Mars UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, Puja Pangastawa, Veda Wakya, laporan Ketua Panitia, serta sambutan Dekan Fakultas Brahma Widya. Momentum pembukaan juga ditandai dengan pemutaran trailer kegiatan Swadhyaya sebagai simbol dimulainya ruang kajian dan permenungan berkelanjutan di lingkungan fakultas.

Baca juga:  Moonstone Beach Lounge Rayakan 1st Anniversary dengan Malam Penuh Cahaya dan Musik di Pantai Purnama

Sesi utama diisi oleh dua narasumber, yaitu Dr. I Gede Suwantana, M.Ag. (Penekun Vedanta) dan Gede Endy Kumara Gupta, S.IP., M.Ag. (Penekun Jyotisa). Pemaparan narasumber pertama menekankan dimensi filsafat Siwaratri sebagai laku penyadaran diri dan pendalaman makna śūnya dalam tradisi Vedanta. Sementara itu, narasumber kedua menguraikan Siwaratri dalam perspektif Jyotisa, khususnya keterkaitan waktu sakral, siklus kosmis, serta makna tilem sebagai momentum transformasi spiritual dan kosmologis.
Diskusi berlangsung secara dinamis dan partisipatif hingga larut malam, menunjukkan antusiasme tinggi dari para peserta.

Diskusi ini memperkaya pemahaman bahwa Siwaratri tidak hanya dimaknai sebagai ritual keagamaan, tetapi juga sebagai ruang kontemplasi intelektual, etis, dan kosmologis.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi meditasi (sound healing) sebagai peneguhan pengalaman batin peserta. Rangkaian acara dilanjutkan dengan persembahyangan bersama hingga tengah malam, dan kembali ditutup dengan persembahyangan pada pagi hari pukul 06.00 WITA.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Drs. I Wayan Wastawa, M.A. selaku Dekan Fakultas Brahma Widya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi peringatan Siwaratri secara seremonial, tetapi harus dimaknai sebagai momentum kebangkitan kesadaran intelektual dan spiritual di lingkungan akademik. Beliau menegaskan bahwa launching program Swadhyaya merupakan langkah strategis untuk membangun tradisi kajian berkelanjutan terhadap Veda dan Susastra Veda. “Swadhyaya ini kita rancang sebagai ruang pembelajaran suci, ruang dialog antara teks, konteks, dan realitas kehidupan, agar civitas akademika tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual,” tegasnya.

Baca juga:  Sentuhan Tradisi Bali di Industri Spa Kuta, I Wayan Sugita Promosi Doktor di UHN Sugriwa

Sementara itu, Putu Eka Sura Adnyana selaku Ketua Panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai upaya menghidupkan kembali tradisi diskusi sastra dan perenungan spiritual di kalangan mahasiswa dan dosen. Menurutnya, Rembug Sastra Siwaratri dan launching Swadhyaya merupakan ikhtiar untuk mempertemukan dimensi akademik dan laku spiritual dalam satu ruang bersama. “Kami berharap Swadhyaya yang akan dilaksanakan setiap bulan, bertepatan dengan hari Purnama atau Tilem, dapat menjadi ruang belajar bersama yang konsisten dan mendalam, khususnya dalam mengkaji Veda dan Susastra Veda serta relevansinya dengan persoalan zaman,” ujarnya.

Sebagaimana program Swadhyaya ini akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan pada hari Purnama atau Tilem sebagai forum diskusi akademik-keagamaan Hindu. Program ini diarahkan sebagai ruang kajian berkelanjutan yang membahas Veda dan Susastra Veda, baik dari aspek filsafat, teologi, kosmologi, maupun relevansinya dengan persoalan kehidupan kontemporer.

Secara keseluruhan, kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang temu wacana sastra, filsafat, dan astronomi spiritual, tetapi juga menegaskan komitmen Fakultas Brahma Widya UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar dalam menghidupkan tradisi swadhyaya sebagai jalan penguatan spiritualitas, intelektualitas, dan tanggung jawab dalam menjaga keharmonisan jagat.

Berita Terpopular

selamat natal
tanah lot
natal
happy
galungan
galungan1
galunan2