SBA Bali Padukan Spiritualitas dan Finansial untuk Bangun Kehidupan Lebih Bernilai

Ilustrasi digital kegiatan “Spiritual & Financial Legacy” yang digelar Komunitas Soul Being Awareness (SBA) di Denpasar, Bali. Foto: Dunia News Bali.

DENPASAR | Dunia News Bali – Komunitas SBA (Soul Being Awareness) menggelar kegiatan bertajuk “Spiritual & Financial Legacy” di Nirmala Hotel Convention Center, Denpasar, Bali, Minggu (10/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah refleksi sekaligus pembelajaran bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran diri, memperkuat kondisi finansial, dan membangun kehidupan yang lebih bermakna bagi keluarga maupun masa depan.

Mengangkat tema “Membangun Kesadaran, Menata Keuangan, dan Mewariskan Kehidupan yang Bernilai”, acara ini memadukan pendekatan spiritual dan finansial dalam satu forum edukatif. Panitia menilai perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi saat ini telah menciptakan disrupsi di berbagai sektor kehidupan, termasuk memengaruhi stabilitas pekerjaan dan penghasilan masyarakat.

Founder SBA Komunitas, Jro C Esaputra, C.M.P., mengatakan masyarakat membutuhkan penguatan mental sekaligus alternatif sumber penghasilan agar mampu menghadapi tekanan ekonomi global yang semakin kompleks.

“Kami ingin mengajak semua kalangan yang memiliki persoalan finansial, utang, dan berbagai tekanan hidup lainnya agar tetap kuat dan mampu bangkit. Selain memperkuat spiritual dari dalam diri, kondisi finansial juga harus diperbaiki,” ujarnya.

Ia menegaskan, keharmonisan dalam keluarga dan lingkungan sosial menjadi fondasi utama sebelum seseorang melangkah pada pengembangan finansial yang lebih luas, termasuk memahami dunia pasar modal dan investasi.

Baca juga:  Ratusan Peserta Ramaikan Lomba Mancing Ongkara Fest Twin Tower Kota Negara

Komunitas SBA sendiri dirintis sejak 2013 dari pengalaman pribadi sang founder dalam menghadapi tekanan hidup hingga proses bangkit kembali. Kini, komunitas tersebut telah berkembang dengan ribuan anggota yang tersebar di Bali, Lombok, Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Jawa Barat dengan latar belakang profesi yang beragam.

Dalam kegiatan tersebut, SBA juga menghadirkan Drs. Made Suambara yang dikenal melalui metode Yoga Tertawa sebagai pendekatan membangun kesehatan mental dan energi positif. Dalam pemaparannya, ia menilai sumber penghasilan manusia tidak hanya berasal dari kemampuan fisik maupun intelektual, tetapi juga dipengaruhi hubungan sosial dan nilai kebaikan kepada sesama.

Menurutnya, menjaga hubungan baik dengan keluarga, lingkungan sekitar, dan masyarakat luas dapat menjadi energi positif yang membawa dukungan dalam kehidupan.

“Ketika kita memberikan kebahagiaan kepada orang lain, suatu saat saat kita membutuhkan bantuan, mereka akan hadir membantu,” katanya.

Pada sesi finansial, SBA menggandeng Dupoin Futures Indonesia untuk memberikan edukasi mengenai dunia trading modern. Relationship Manager Dupoin Futures Indonesia, Erni Krisna Sari, menjelaskan pentingnya edukasi dan manajemen risiko dalam aktivitas investasi.

Baca juga:  BTID Perkuat Keamanan dan Keselamatan Proyek Marina Internasional di KEK Kura Kura Bali

Ia menyebut trading memiliki peluang keuntungan yang besar, namun juga mengandung risiko tinggi sehingga membutuhkan keterampilan, disiplin, dan pendampingan yang tepat.

“Trading itu adalah skill, dan skill bisa terus diasah. Karena itu edukasi sangat penting agar investor memahami risiko sekaligus peluang yang ada,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komunitas Soul Being Awareness, I Ketut Parsua Bawa, mengatakan komunitas yang dibentuk saat ini tidak hanya fokus pada pengembangan spiritual, tetapi juga penguatan finansial dan pembentukan legacy kehidupan yang berkelanjutan.

Menurutnya, komunitas tersebut juga telah dilengkapi struktur kepengurusan agar tetap solid dan mampu menjaga kebersamaan antaranggota.

“Harapan kami adalah menjaga keseimbangan antara spiritual dan finansial. Jika hanya salah satunya yang berkembang, maka kehidupan bisa menjadi tidak seimbang,” katanya.

Panitia menjelaskan rangkaian kegiatan dirancang mengikuti perjalanan peserta, mulai dari membangun kesadaran diri, memahami realita kehidupan, menemukan harapan, hingga menyusun strategi dan langkah nyata untuk bertindak.

Acara dimulai pukul 14.00 WITA dengan registrasi peserta, dilanjutkan sesi pembukaan, spiritual legacy, pemaparan finansial, coffee break, gala dinner, mapping strategy, hingga penutupan pada pukul 22.00 WITA.

Baca juga:  GAPIBA Dukung Kamtibmas dan Program Zero ODOL 2027, Polda Bali Apresiasi Komitmen Sopir Truk

Melalui kegiatan ini, SBA berharap masyarakat mampu bangkit dari tekanan hidup, menemukan arah baru, serta membangun kehidupan yang lebih harmonis dan bernilai bagi diri sendiri maupun keluarga. (red)

 

Berita Terpopular

Scroll to Top