Tongkat Kepemimpinan Berganti, RS Prof. Ngoerah Siapkan Lompatan Internasional

IMG-20260220-WA0134
Prosesi simbolik estafet kepemimpinan Direktur Utama RS Prof. Ngoerah di Denpasar, Kamis (19/2/2026). Dr. I Gusti Ngurah Ketut Sukadarma, S.Kp., M.Kes menerima serah terima jabatan dari dr. I Wayan Sudana, M.Kes sebagai bagian awal penguatan transformasi layanan kesehatan menuju rumah sakit unggulan Asia Pasifik.

DENPASAR | Dunia News Bali – Kepemimpinan Rumah Sakit Prof. Ngoerah resmi berganti. Dr. I Gusti Ngurah Ketut Sukadarma, S.Kp., M.Kes dilantik sebagai Direktur Utama menggantikan dr. I Wayan Sudana, M.Kes melalui prosesi serah terima jabatan yang digelar Kamis, 19 Februari 2026.

Pergantian ini merupakan tindak lanjut dari pelantikan yang sebelumnya dilaksanakan di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada 10 Februari 2026. Percepatan proses dilakukan guna menghindari kekosongan kepemimpinan yang berpotensi menghambat pengadaan barang dan jasa maupun administrasi strategis rumah sakit. Diketahui, dr. I Wayan Sudana telah menjabat sebagai Direktur Utama selama periode 2016–2026.

Lanjutkan Capaian dan Perkuat Transformasi

Dalam pernyataannya, Sukadarma menegaskan komitmen untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasi yang telah dicapai sebelumnya.

Ia menyampaikan bahwa berbagai inovasi dan capaian rumah sakit akan dijadikan fondasi penguatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di Bali. Menurutnya, kesinambungan program menjadi faktor penting agar transformasi rumah sakit berjalan stabil dan progresif.

Target Rumah Sakit Unggul Asia Pasifik

Ke depan, RS Prof. Ngoerah menargetkan diri sebagai rumah sakit unggulan di kawasan Asia Pasifik. Salah satu strategi utama adalah penguatan layanan medical tourism guna meningkatkan daya saing layanan kesehatan Bali di tingkat internasional.

Baca juga:  Komitmen Sosial Bank BPD Bali Berbuah Penghargaan TJSP Badung

Penugasan dari Kementerian Kesehatan mencakup tiga mandat strategis, yakni pelayanan unggulan bertaraf Asia Pasifik, penguatan pendidikan serta riset kesehatan, dan pengampuan KJSU sebagai jejaring rujukan rumah sakit.

Sebagai rumah sakit vertikal, RS Prof. Ngoerah juga memiliki tanggung jawab membina fasilitas kesehatan dalam jaringan rujukan regional.

Siapkan Master Plan dan Infrastruktur Strategis

Manajemen baru telah memetakan prioritas pengembangan melalui penyusunan master plan rumah sakit. Sejumlah proyek strategis direncanakan, meliputi pembangunan gedung bedah sentral, gedung rawat inap reguler, pengembangan stroke center, serta pembangunan gedung parkir terintegrasi.

Dokumen perencanaan (green book) ditargetkan selesai tahun ini sehingga pembangunan fisik dapat dimulai pada awal tahun mendatang.

Penguatan Layanan Unggulan dan JKN

Selain pengembangan infrastruktur, optimalisasi layanan unggulan juga menjadi perhatian, termasuk layanan wellness, Ngurah Orthopedic Center, serta peningkatan kualitas pelayanan pasien JKN.

Seluruh jajaran rumah sakit berkomitmen menjaga kepercayaan publik melalui pelayanan profesional, humanis, dan berstandar internasional.

Dengan kepemimpinan baru serta peta jalan pengembangan yang terarah, RS Prof. Ngoerah optimistis mempercepat langkah menjadi rumah sakit rujukan unggulan di kawasan Asia Pasifik. (red)

Berita Terpopular

tanah lot
galungan