DENPASAR | Dunia News Bali – Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar menyelenggarakan Kuliah Umum bertajuk “Pasar Karbon sebagai Bisnis Masa Depan Generasi Muda Indonesia” pada Rabu (11/2/2026) di Auditorium Ganesha, Gedung Rektorat Unmas Denpasar Lantai 4. Kegiatan ini diikuti oleh pejabat struktural, dosen, serta mahasiswa Unmas Denpasar, baik secara luring maupun daring.
Acara dibuka secara resmi oleh Rektor Unmas Denpasar, Prof. Dr. I Ketut Sukewati Lanang P. Perbawa, S.H., M.Hum. Dalam sambutannya, Rektor menegaskan komitmen Unmas Denpasar dalam mendukung penguatan wawasan dan kompetensi mahasiswa di bidang ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi muda yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing dalam merespons tantangan global, termasuk isu perubahan iklim dan transisi menuju ekonomi rendah karbon.
Hadir sebagai narasumber utama, Ir. Triharyo Indrawan Soesilo (Hengki), MsChE., selaku Wakil Ketua Dewan Ekonomi Hijau Indonesia, memaparkan berbagai peluang pengembangan bisnis karbon di Indonesia. Ia juga merupakan putra Jenderal (Purn) Soesilo Soedarman, mantan Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Republik Indonesia.
Ia menjelaskan bahwa peningkatan emisi karbon dioksida (CO₂) yang signifikan sejak era 1960-an menjadi salah satu penyebab utama terjadinya krisis iklim. Oleh karena itu, upaya mitigasi dan adaptasi harus dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan.
Lebih lanjut disampaikan, sejak tahun 2015 para pemimpin dunia telah menyepakati komitmen global untuk menurunkan emisi karbon. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah pengembangan pendanaan dan bisnis karbon.
Di Indonesia, pemerintah telah menyiapkan berbagai regulasi serta infrastruktur pendukung guna memperkuat ekosistem perdagangan karbon. Kondisi ini membuka peluang besar bagi generasi muda untuk terlibat aktif dalam sektor bisnis karbon yang terus berkembang.
Kuliah umum berlangsung secara interaktif dan dinamis. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan dan diskusi yang membahas peluang karier, model bisnis karbon, serta potensi kontribusi mahasiswa dalam mendukung agenda transisi menuju ekonomi hijau.
Melalui kegiatan ini, Unmas Denpasar menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya responsif terhadap isu global, tetapi juga proaktif dalam mendorong lahirnya generasi muda yang berintegritas, profesional, serta berorientasi pada kemanusiaan dan keberlanjutan lingkungan. (red)