DENPASAR — Dunianewsbali.com, Media massa dinilai memegang peranan penting dalam mendukung keberhasilan arah pembangunan jangka panjang Provinsi Bali. Peran strategis tersebut dibutuhkan untuk mengawal transformasi Bali menuju pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan berlandaskan nilai budaya.
Hal itu disampaikan Wayan Koster saat bersilaturahmi dengan insan pers di Rumah Jabatan Gubernur, Gedung Kerta Sabha, Kompleks Jaya Sabha, Denpasar, Minggu (4/1/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Koster menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan media massa, khususnya dalam mensosialisasikan serta mengawal implementasi konsep pembangunan 100 Tahun Haluan Bali Era Baru 2025–2125. Konsep tersebut menjadi kerangka strategis pembangunan Bali dalam jangka panjang.

Menurut Koster, pembangunan Bali Era Baru berlandaskan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, yang menitikberatkan pada upaya menjaga keharmonisan alam, manusia, dan kebudayaan Bali secara berkelanjutan. Ia menilai pemahaman publik terhadap arah kebijakan pembangunan menjadi faktor penting dalam menjamin efektivitas pelaksanaannya.
Gubernur Koster menegaskan, media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun kesadaran publik. Melalui pemberitaan yang akurat, edukatif, dan berimbang, masyarakat diharapkan dapat memahami tujuan serta manfaat program-program strategis pemerintah daerah.
“Peran media sangat penting dalam memastikan informasi kebijakan sampai kepada masyarakat secara tepat, sehingga dapat menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga dan membangun Bali,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap pers tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional melalui kritik yang konstruktif. Di sisi lain, media juga diharapkan mampu menghadirkan narasi positif yang mendorong partisipasi dan semangat gotong royong dalam mewujudkan Bali yang maju, mandiri, dan berdaya saing, tanpa meninggalkan jati diri budaya. (red)