Damara Estate Jimbaran Hijau Gandeng Banyan Group, Tetapkan Standar Baru Hunian Premium di Bali

IMG-20260116-WA0011
Dharmali Kusumadi (kiri) dari Banyan Group dan Okie Imanto (kanan) dari Greenwoods Group menunjukkan dokumen kerja sama usai penandatanganan kolaborasi strategis Damara Estate Jimbaran Hijau dan Banyan Group di Jimbaran, Bali, Jumat (16/1/2026).

JIMBARAN | Dunia News Bali – Pengembang hunian premium Damara Estate Jimbaran Hijau, proyek kolaborasi Greenwoods Group dan kawasan terpadu Jimbaran Hijau, resmi menjalin kemitraan strategis dengan Banyan Group. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan kolaborasi yang berlangsung di lokasi proyek Damara Estate Jimbaran Hijau.

Kolaborasi ini melibatkan dua brand utama Banyan Group, yakni Banyan Living sebagai platform pemasaran dan pengelolaan hunian serta sewa liburan, serta Cassia Hotels, brand hospitality dan serviced residence yang mengusung konsep akomodasi modern berbasis gaya hidup.

Chief Executive Officer Greenwoods Group, Okie Imanto, menjelaskan kepada awak media di Jimbaran, Jumat (16/1/2026), bahwa kemitraan ini merupakan langkah strategis untuk menghadirkan hunian premium berstandar internasional, sekaligus memperkuat posisi Jimbaran sebagai salah satu kawasan utama hunian dan investasi properti di Bali.

Menurutnya, Damara Estate Jimbaran Hijau dikembangkan dengan konsep modern tropical living yang menitikberatkan pada keseimbangan antara kenyamanan, privasi, dan keberlanjutan lingkungan. Berlokasi strategis di Jimbaran, kawasan ini dirancang sebagai komunitas hunian eksklusif yang menyatu dengan alam dan gaya hidup kontemporer, sehingga relevan baik sebagai tempat tinggal utama maupun sebagai aset investasi jangka panjang.

Baca juga:  Hari Arak Bali ke-6, Gubernur Koster Tegaskan Legalitas Dorong Arak Tembus Pasar Global

Dalam kolaborasi ini, Cassia Hotels akan memperkaya ekosistem Damara Estate Jimbaran Hijau melalui konsep hunian bergaya apartemen yang dipadukan dengan ruang sosial kreatif serta layanan hospitality berstandar internasional, guna memenuhi kebutuhan tinggal jangka pendek maupun jangka panjang.

Sementara itu, Banyan Living akan berperan sebagai platform profesional yang mendukung pengembang dan pemilik unit dalam meningkatkan visibilitas properti serta mengoptimalkan potensi pendapatan sewa. Layanan ini mencakup pemasaran properti, sistem reservasi terintegrasi, distribusi global, serta dukungan layanan pelanggan multibahasa 24 jam, dengan standar kualitas dan keamanan internasional. Keunggulan Banyan Living juga diperkuat oleh tim khusus Revenue Management dan Marketing yang berfokus pada peningkatan tingkat okupansi serta optimalisasi imbal hasil investasi.

“Kolaborasi ini memungkinkan kami menghadirkan sistem pengelolaan hunian yang profesional, transparan, dan berorientasi pada keberlanjutan nilai aset jangka panjang,” ujar Okie Imanto.

Dari sisi Banyan Group, kolaborasi ini mencerminkan strategi perusahaan dalam mengembangkan brand hunian (living brand) yang terintegrasi dengan pengelolaan properti dan hospitality. Dharmali Kusumadi menjelaskan bahwa Banyan Group memiliki portofolio brand residential yang dirancang tidak hanya untuk kepemilikan, tetapi juga dioperasikan dengan standar hotel internasional.

Baca juga:  Mengusung Konsep Awatara, Ahimsa Prosperity Group Bangun Usaha Berbasis Kemanusiaan

“Banyak grup mengembangkan brand living untuk hunian dan property management. Di Banyan Group, kami memiliki brand residential di mana unit hunian dijual kepada pemilik, namun operasionalnya tetap dikelola dengan standar hotel brand kami,” ujar Dharmali.

Ia menambahkan, terdapat dua karakter utama pembeli hunian. Pertama, pembeli dengan orientasi investasi, yang membeli unit untuk disewakan dan hanya digunakan secara terbatas, sekitar 30 hingga 60 hari, maksimal per tahun.

Untuk skema sewa yang menjadi bagian dari operasional hotel, Dharmali menjelaskan bahwa model tersebut umumnya lebih cocok untuk produk dengan konsep kamar hotel. Adapun unit dengan ukuran lebih besar, seperti tiga kamar tidur, memiliki segmen pasar yang lebih spesifik.

“Untuk unit non-hotel seperti tiga kamar tidur, kami mengembangkan platform long-stay living, sehingga unit dapat disewakan kepada pengguna lain dengan sistem pengelolaan yang profesional dan fleksibel,” jelasnya.

Terkait konfigurasi unit di Damara Estate Jimbaran Hijau, ia menyebutkan bahwa jumlah dan luasan unit bervariasi, menyesuaikan dengan karakter dan kontur lahan. “Jumlah unitnya ada tiga tipe, dengan luasan yang berbeda-beda karena mengikuti bentuk tanah,” ujarnya.

Baca juga:  DPR RI Pilih Pimpinan Baru OJK, Friderica Widyasari Dewi Ditunjuk sebagai Ketua

Dari perspektif Banyan Group, Damara Estate Jimbaran Hijau dinilai sejalan dengan visi perusahaan dalam menghadirkan hunian dan akomodasi berkualitas tinggi di destinasi global unggulan. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat ekosistem hunian dan hospitality premium di Bali, seiring meningkatnya permintaan terhadap properti yang dikelola secara profesional dengan pengalaman hidup yang terintegrasi.

Penandatanganan kerja sama ini menjadi awal dari sinergi jangka panjang antara Damara Estate Jimbaran Hijau dan Banyan Group, mencakup aspek pengembangan kawasan, operasional, serta pemasaran, guna memastikan standar tertinggi bagi seluruh pemangku kepentingan di sektor properti dan hospitality. (red)

Berita Terpopular

tanah lot
galungan