Bertajuk Gerakan Indonesia Asri, Kantah Badung Gandeng Menteri Lingkungan Hidup Gelar Aksi Bersih Lingkungan 

IMG-20260305-WA0184

BADUNG | Dunia News Bali – Upaya menjaga kelestarian lingkungan di kawasan strategis pariwisata terus digencarkan dengan melaksanakan aksi bersih lingkungan.

Aksi bersih lingkungan ini dilaksanakan oleh Kantor Pertananahan (Kantah) Kabupaten Badung dengan menggandeng Mentri Lingkungan Hidup.

Aksi bersih lingkungan bertajuk Gerakan Indonesia Asri yang dipusatkan di Pantai Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Kamis (5/3/2026).

Kegiatan aksi bersih lingkungan langsung dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq sebagai bentuk tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia.

Sekaligus wujud komitmen bersama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, khususnya di kawasan pesisir yang menjadi ikon pariwisata Bali.

Pantai Jimbaran yang dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan di Bali menjadi lokasi strategis pelaksanaan aksi bersih ini.

Selain memiliki nilai ekonomi tinggi bagi masyarakat, kawasan ini juga menjadi wajah pariwisata Kabupaten Badung di mata wisatawan domestik maupun mancanegara.

Aksi bersih lingkungan selain dihadiri Mentri Lingkungan Hidup juga melibatkan berbagai unsur, mulai dari jajaran pemerintah daerah, instansi vertikal, TNI/Polri, organisasi masyarakat, komunitas peduli lingkungan, hingga para pelaku usaha pariwisata.

Baca juga:  Ngurah Paramartha Kritisi FSRU LNG Sidakarya Seharusnya Dibangun di Bali Timur Bisa Cover Listrik Seluruh Bali, NTB dan NTT

Para peserta tampak bergotong royong memungut sampah di sepanjang garis pantai, memilah sampah organik dan anorganik, serta mengangkutnya ke titik pengumpulan yang telah disiapkan.

Dalam kesempatan itu, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menangani persoalan sampah, terutama di daerah tujuan wisata.

Menurutnya, pengelolaan sampah yang tidak optimal dapat berdampak langsung terhadap kualitas lingkungan dan citra pariwisata nasional.

“Kawasan pariwisata harus menjadi contoh dalam pengelolaan lingkungan. Kebersihan pantai bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat, pelaku usaha, dan wisatawan,” tegasnya di sela kegiatan bersih lingkungan di pesisir pantai.

Tak hanya melakukan aksi bersih, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan alat wood chipper sebagai bentuk dukungan penguatan sistem pengelolaan sampah terintegrasi di Kabupaten Badung.

Alat tersebut berfungsi untuk mencacah sampah organik, khususnya limbah kayu dan ranting, sehingga dapat diolah lebih lanjut menjadi kompos atau produk turunan lainnya yang bernilai guna.

Penyerahan bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas daerah dalam mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan, sekaligus mengurangi ketergantungan pada tempat pemrosesan akhir (TPA).

Baca juga:  GWK Cultural Park Sukses Gelar Road To Give 2025, Wadah Kolaborasi Komunitas untuk Aksi Sosial

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Badung, I Wayan Sukiana, S.SiT., M.H., QRMP, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Gerakan Indonesia Asri di Pantai Jimbaran.

Ia menilai kegiatan ini menjadi momentum penting untuk membangun kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan lingkungan serta mewujudkan kawasan pariwisata yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan menjaga kebersihan lingkungan tidak bisa hanya dilakukan secara seremonial, tetapi harus menjadi gerakan berkelanjutan yang tertanam dalam perilaku sehari-hari masyarakat.

Terlebih lagi, Kabupaten Badung sebagai daerah dengan aktivitas pariwisata yang tinggi menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah, terutama sampah plastik dan limbah pesisir.

Gerakan Indonesia Asri di Pantai Jimbaran ini diharapkan menjadi contoh konkret sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjawab isu lingkungan yang semakin kompleks.

Dengan dukungan peralatan yang memadai serta partisipasi aktif masyarakat, pengelolaan sampah di kawasan wisata diharapkan semakin efektif dan terintegrasi.

Baca juga:  BPD Bali Jadi Bank Pelaksana KPP, Target Penyaluran Rp11,5 Miliar

Aksi bersih yang berlangsung sejak pagi hari tersebut pun mendapat respons positif dari masyarakat sekitar dan wisatawan yang berada di lokasi.

Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih, kegiatan ini juga mengirimkan pesan kuat bahwa menjaga keasrian alam Bali merupakan tanggung jawab bersama.

Ke depan, kegiatan serupa direncanakan akan terus digalakkan di berbagai titik strategis lainnya di Kabupaten Badung, guna memastikan bahwa sektor pariwisata tumbuh sejalan dengan prinsip keberlanjutan dan kelestarian lingkungan. (Bud)

Berita Terpopular

tanah lot
galungan