Perkuat Sinergitas dengan Insan Media, Wadirintelkam Polda Bali Ajak Jaga Ruang Digital Tetap Aman dan Kondusif

Foto bersama Wadirintelkam Polda Bali AKBP I Gede Eka Yudharma, S.I.K., M.A.P. bersama Ketua LSM Jaringan Rakyat (Jarak) I Made Ray Sukarya, pimpinan media, jurnalis, dan perwakilan organisasi pers usai kegiatan Media Gathering yang digelar Ditintelkam Polda Bali di Griya Bima Sakti, Denpasar, Senin (27/7/2026), sebagai bentuk penguatan sinergitas dalam menjaga keamanan serta menciptakan ruang digital yang aman dan kondusif di Bali.

DENPASAR | Dunia News Bali – Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Bali terus memperkuat sinergitas dengan insan media sebagai langkah strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus menciptakan ruang digital yang aman, sehat, dan kondusif di Bali.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Media Gathering yang digelar di Griya Bima Sakti, Denpasar, Senin (27/7/2026). Dalam kegiatan itu, Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam) Polda Bali diwakili oleh AKBP I Gede Eka Yudharma, S.I.K., M.A.P., yang baru menjabat sebagai Wakil Direktur Intelijen dan Keamanan (Wadirintelkam) Polda Bali sejak mutasi pada Juli 2026.

Dalam sambutannya, AKBP I Gede Eka Yudharma menegaskan bahwa media merupakan mitra strategis Polri dalam menyampaikan informasi yang akurat, objektif, dan berimbang kepada masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi antara Ditintelkam Polda Bali dan insan pers menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas keamanan daerah, sekaligus mendukung iklim pariwisata Bali agar tetap aman, nyaman, dan kondusif.

Ia menjelaskan, Ditintelkam Polda Bali terus membangun komunikasi yang baik dengan media guna memastikan setiap pemberitaan bersifat edukatif, berbasis data dan fakta, serta mampu menangkal penyebaran hoaks maupun informasi yang berpotensi memicu konflik sosial di tengah masyarakat.

Baca juga:  Dukung Putusan MK, AA Ayu Priniti Harap Lebih Banyak Perempuan Bali Terjun ke Politik

Sebagai destinasi wisata bertaraf internasional, Bali sangat bergantung pada citra keamanan yang positif. Oleh karena itu, sinergi antara kepolisian dan insan media diarahkan untuk memperkuat narasi bahwa Bali tetap menjadi daerah yang aman, harmonis, dan nyaman bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Selain menjaga kepercayaan publik, media juga memiliki peran besar dalam menciptakan suasana yang sejuk di ruang digital melalui penyajian informasi yang berimbang, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Menjelang berbagai agenda besar maupun dinamika politik ke depan, Ditintelkam Polda Bali terus memperkuat kolaborasi dengan media sebagai bagian dari upaya deteksi dini.

Peran pers sangat diharapkan untuk menghadirkan informasi yang menyejukkan atau cooling system di tengah masyarakat,” ujar AKBP I Gede Eka Yudharma.

Kegiatan Media Gathering tersebut turut dihadiri Ketua LSM Jarrak Bali, I Made Ray Sukarya, bersama pimpinan media, jurnalis, serta perwakilan organisasi pers di Bali. Kehadiran para peserta menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan sinergitas antara kepolisian dan insan media dalam menjaga stabilitas keamanan, memperkuat kepercayaan publik, serta menciptakan ruang digital yang aman dan kondusif.

Baca juga:  Dari Konflik ke Kolaborasi: Pinjam Pakai Lahan Akhiri Persoalan Akses di GWK

Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban melalui diskusi serta silaturahmi antara jajaran Ditintelkam Polda Bali dan insan media. Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen untuk terus memperkuat sinergitas dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas ruang digital di Bali. (riza)

Berita Terpopular

Scroll to Top