Jro Gede Komang Widiarta Kembali Pimpin PBMM Badung Secara Aklamasi, Perkuat Sinergi Adat dan Lingkungan

IMG-20260412-WA0102
Sejumlah tokoh dan pengurus Pratisentana Bandesa Manik Mas (PBMM) Kabupaten Badung berfoto bersama usai pembukaan Lokasabha VI di Ruang Kertha Gosana, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Minggu (12/4/2026). Kegiatan ini menetapkan kembali Jro Gede Komang Widiarta sebagai Ketua PBMM Badung secara aklamasi untuk periode kedua.

BADUNG | Dunia News Bali – Jro Gede Komang Widiarta, ST., kembali dipercaya memimpin Pratisentana Bandesa Manik Mas (PBMM) Kabupaten Badung untuk periode kedua setelah terpilih secara aklamasi dalam Lokasabha VI PBMM Badung. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Ruang Kertha Gosana, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Minggu (12/4).

Keputusan ini menegaskan soliditas pasemetonan dalam menjaga kesinambungan kepemimpinan organisasi. Lokasabha VI turut menjadi forum strategis untuk mengevaluasi kinerja sekaligus merumuskan arah kebijakan PBMM ke depan.

Acara resmi dibuka oleh Wayan Sunarya yang ditandai dengan pemukulan gong. Mengusung tema “Melarapan Lokasabha VI PBMM Kabupaten Badung, Nyikiang Pikayun, Saling Isi Saling Gisi, Nindihin Bhisama, Nyujur Badung Jayanti, Manunggal Sareng Guru Wisesa,” forum ini menekankan pentingnya kebersamaan dan penguatan nilai-nilai adat dalam pembangunan daerah.

Ketua Panitia Lokasabha VI, I Made Sada, menjelaskan bahwa agenda utama mencakup laporan pertanggungjawaban periode 2021–2026 serta penyusunan program kerja strategis lima tahun ke depan. Ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan dilakukan secara efisien dengan anggaran sebesar Rp84 juta yang bersumber dari punia anggota, donatur, dan kas organisasi.

Baca juga:  Sugawa Korry Tidak Sebut Partai Garuda di KIM

“Efisiensi ini sejalan dengan arahan pemerintah, namun tidak mengurangi esensi kegiatan. Kami juga terus mengedepankan filosofi Saling Asah, Asih, dan Asuh agar pasemetonan tetap solid,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengapresiasi peran strategis organisasi adat dalam mendukung program pembangunan daerah. Ia menekankan pentingnya keterlibatan aktif PBMM dalam program pengelolaan sampah berbasis sumber sebagai bagian dari visi Sapta Kriya Adicipta.

“Peran keluarga sangat penting dalam memilah sampah dari rumah tangga. Ini menjadi langkah konkret untuk mengurangi beban TPA sekaligus menjaga citra Badung sebagai destinasi pariwisata dunia,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Gubernur Bali I Wayan Koster yang hadir sebagai tokoh penglingsir PBMM. Ia menilai kekuatan sosial-budaya pasemetonan mampu menjadi motor perubahan perilaku masyarakat menuju pola hidup yang lebih berkelanjutan.

“Jika gerakan ini dimulai dari keluarga dan didukung oleh pasemetonan, maka Bali akan mampu menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian alam kepada dunia,” ungkapnya.

Dengan terpilihnya kembali Jro Gede Komang Widiarta, PBMM Kabupaten Badung berkomitmen memperkuat konsolidasi internal serta meningkatkan sinergi dengan pemerintah sebagai Guru Wisesa, guna mendorong kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan Bali. (red)

Berita Terpopular