Ariandi Kembali Pimpin Kadin Bali, UMKM dan Pariwisata Jadi Prioritas

IMG-20260425-WA0237
Made Ariandi terpilih sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali masa bakti 2025–2030, saat prosesi penyerahan bendera pataka dalam pelantikan di Gedung Ksirarnawa, Denpasar, Sabtu (25/4/2026).

DENPASAR | Dunia News Bali – Made Ariandi kembali dipercaya memimpin Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali untuk masa bakti 2025–2030. Pengukuhan digelar di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center, Denpasar, Sabtu (25/4/2026).

Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie, serta disaksikan Gubernur Bali Wayan Koster bersama sejumlah tokoh nasional dan daerah.

Kembalinya Ariandi menegaskan tingginya kepercayaan dunia usaha terhadap kepemimpinannya. Ia dinilai mampu menjaga soliditas organisasi di tengah tekanan ekonomi, termasuk saat pandemi. Ke depan, Ariandi menegaskan komitmen untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.

“Kadin Bali akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, khususnya dalam pemberdayaan UMKM dan mendorong ekonomi daerah yang berkelanjutan,” ujar Ariandi.

Rangkaian pelantikan juga diisi dengan pameran produk UMKM lokal sebagai simbol penguatan ekonomi kerakyatan. Selain itu, Ariandi menyiapkan langkah strategis dengan membentuk badan khusus yang berfokus pada pengembangan sektor ekonomi dan pariwisata, guna mempercepat pengambilan keputusan di sektor-sektor vital.

Baca juga:  Ombudsman Bali Selesaikan 96 Persen Laporan Publik Sepanjang 2025

Sementara itu, Anindya Bakrie menegaskan posisi Kadin sebagai mitra strategis pemerintah dalam menggerakkan dunia usaha. Ia secara khusus meminta Kadin Bali aktif mendukung program prioritas nasional yang diusung Presiden Prabowo Subianto, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

Di tengah tantangan global—mulai dari konflik geopolitik hingga kenaikan harga energi—Anindya menekankan pentingnya kombinasi efisiensi dan inovasi. Dunia usaha, menurutnya, tidak cukup hanya bertahan, tetapi juga harus mampu menciptakan terobosan untuk kembali tumbuh.

“Kita punya dua pilihan: bertahan dengan efisiensi atau bertahan sambil mencari terobosan. Kadin memilih keduanya,” tegasnya.

Ia juga menyoroti posisi strategis Bali sebagai wajah Indonesia di mata dunia. Dengan kontribusi besar terhadap sektor pariwisata nasional, Bali dinilai bukan hanya barometer, tetapi juga motor penggerak ekonomi nasional. Karena itu, Kadin Indonesia menyatakan siap memberikan dukungan penuh, termasuk melalui kajian strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen.

Gubernur Wayan Koster dalam kesempatan yang sama menekankan pentingnya perubahan paradigma di tubuh Kadin. Ia berharap organisasi ini tidak semata berorientasi proyek, melainkan benar-benar menjadi motor pemberdayaan ekonomi daerah berbasis karakteristik lokal.

Baca juga:  Tanggapi Keluhan Warga, Ini Tujuh Rekomendasi Hasil Rapat Malam DPRD Badung Soal Pajak

Pelantikan ini menjadi titik awal konsolidasi baru Kadin Bali dalam menghadapi dinamika ekonomi global. Dengan kepemimpinan Ariandi serta dukungan Kadin Indonesia, sinergi antara dunia usaha dan pemerintah diharapkan semakin solid untuk menjaga Bali tetap tumbuh sebagai pusat ekonomi sekaligus etalase Indonesia di kancah internasional. (red)

Berita Terpopular