Demer Sampaikan Duka Mendalam saat Melayat Tokoh Golkar Bali I Dewa Putu Diartha Nida

Ketua DPD Partai Golkar Bali, Gde Sumarjaya Linggih (Demer), bersama jajaran pengurus DPD Golkar Bali, Golkar Kota Denpasar, Golkar Kabupaten Klungkung, serta keluarga almarhum berfoto bersama usai melayat di rumah duka almarhum I Dewa Putu Diartha Nida di Sidakarya, Denpasar, sebagai bentuk penghormatan terakhir dan ungkapan belasungkawa atas wafatnya tokoh Golkar Bali tersebut.

DENPASAR | Dunia News Bali – Ketua DPD Partai Golkar Bali, Gde Sumarjaya Linggih atau yang akrab disapa Demer, memimpin langsung rombongan keluarga besar Partai Golkar Bali untuk melayat ke rumah duka almarhum I Dewa Putu Diartha Nida di Jalan Kertha Raharja Gang IV Nomor 53, Sidakarya, Denpasar.

Almarhum, yang juga dikenal sebagai mantan Ketua KNPI Bali, berpulang pada Jumat, 12 Juni 2026. Kehadiran rombongan Golkar Bali menjadi bentuk penghormatan terakhir sekaligus ungkapan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

Rombongan yang hadir terdiri atas jajaran pengurus DPD Partai Golkar Bali, pengurus Golkar Kabupaten Klungkung, pengurus Golkar Kota Denpasar, serta sejumlah kader partai. Kehadiran mereka dipimpin langsung oleh Demer yang saat ini juga menjabat sebagai Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI dari Daerah Pemilihan Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Demer menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya sosok yang dinilai telah banyak memberikan kontribusi bagi masyarakat Bali.

“Turut berduka atas berpulangnya Pak Dewa Putu Diartha Nida. Dumogi amor ing acintya,” ujar Demer.

Baca juga:  HUT ke-61 Golkar Bali: Doa untuk Negeri Menggema di Pura Jagatnatha

Semasa hidupnya, almarhum dikenal memiliki dedikasi tinggi di bidang pendidikan, pemerintahan, serta pelestarian sejarah keluarga di Bali. Ia pernah mengabdi sebagai pejabat di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Klungkung. Selain itu, namanya juga dikenal luas sebagai penulis yang aktif menyusun berbagai buku sejarah dan silsilah keluarga Bali, khususnya yang berkaitan dengan Maha Gotra Tirta Harum.

Kepergian Dewa Putu Diartha Nida meninggalkan duka mendalam bagi banyak kalangan. Selain dikenal sebagai birokrat dan penulis, ia juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan serta memiliki kedekatan dengan dunia politik, khususnya Partai Golkar. Keluarga besar Nida disebut memiliki rekam jejak panjang dalam perjalanan politik Golkar di Bali.

Sejumlah kader mengenang almarhum sebagai pribadi yang sederhana, bersahaja, dan memiliki perhatian besar terhadap pelestarian nilai-nilai sejarah serta identitas keluarga Bali. Melalui berbagai karya tulis yang dihasilkannya, almarhum dinilai telah membantu banyak keluarga menelusuri sejarah dan silsilah leluhur mereka.

Mewakili keluarga, I Dewa Gede Dwi Mahayana Putra Nida atau yang akrab disapa Wiwin menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran jajaran Partai Golkar Bali di rumah duka.

Baca juga:  DPRD Badung Matangkan Raperda Ormas, Prioritaskan Stabilitas Pariwisata dan Kearifan Lokal Bali

“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Ketua Golkar Bali beserta jajaran DPD I, Ketua Golkar Kota Denpasar beserta jajaran, Fraksi Golkar Klungkung, serta sahabat-sahabat pengurus Partai Golkar yang telah hadir menyampaikan belasungkawa, doa, dan dukungan di rumah duka kakek kami. Kehadiran serta perhatian yang diberikan menjadi penghiburan dan kekuatan bagi kami sekeluarga di masa berduka ini. Suksma,” ujar Wiwin.

Menurut keluarga, kehadiran rombongan Partai Golkar Bali mencerminkan soliditas dan semangat kekeluargaan yang selama ini terjalin di tubuh partai.

Kepergian Dewa Putu Diartha Nida menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga dan kerabat, tetapi juga bagi masyarakat Bali yang mengenalnya sebagai tokoh pendidikan, penulis sejarah, serta sosok yang konsisten menjaga dan mewariskan nilai-nilai budaya serta genealogis Bali kepada generasi penerus. (red/ich)

Berita Terpopular

Scroll to Top