Perjalanan Karier Suyudi Ario Seto hingga Dipercaya Menjadi Kapolri

Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Suyudi Ario Seto. (Foto Ilustrasi Digital: Dunia News Bali)

JAKARTA | Dunia News Bali – Komjen Pol Suyudi Ario Seto menutup perjalanan panjang pengabdiannya di Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan kepercayaan untuk memimpin institusi Polri sebagai Kapolri. Perjalanan tersebut dilalui melalui berbagai penugasan, mulai dari fungsi reserse di tingkat kewilayahan hingga menduduki jabatan strategis di tingkat nasional.

Suyudi merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994. Pengembangan pendidikannya berlanjut melalui Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2003 dan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) pada 2018.

Pengalaman di bidang reserse menjadi bagian penting dalam perjalanan awal karier Suyudi. Ia pernah bertugas sebagai Kanit II Resmob Polda Metro Jaya, kemudian dipercaya menjadi Kapolsek Metro Pasar Minggu.

Kariernya terus berkembang dengan sejumlah penugasan di lingkungan Polres dan Polda Metro Jaya. Suyudi tercatat pernah menjabat Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kanit Jatanras Polda Metro Jaya, Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, hingga Kanit Resmob Bareskrim Polri.

Pada 2011, ia mendapat amanah sebagai Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Setahun kemudian, Suyudi dipercaya menduduki jabatan Kakorsis SPN Lido dan Kapolsek Metro Tanah Abang. Ia juga pernah mengemban tugas sebagai Kapolsek Metro Penjaringan.

Baca juga:  Demokrat Bali Lanjutkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri di Pantai Lembeng, Lepas 300 Tukik dan Gelar Aksi Bersih Pantai

Memasuki 2014, penugasannya kembali bergeser ke bidang pengawasan internal. Suyudi dipercaya sebagai Kasubbid Paminal Bidang Propam Polda Metro Jaya. Pada tahun yang sama, ia kemudian mendapat kepercayaan memimpin Polres Majalengka sebagai kapolres.

Setahun berselang, Suyudi ditugaskan sebagai Kapolres Bogor. Pada 2016, kariernya berlanjut dengan jabatan Wakapolres Metro Jakarta Barat dan kemudian Kapolresta Bogor Kota.

Pada 2017, Suyudi dipercaya memimpin Polres Metro Jakarta Pusat. Setelah itu, ia mendapat penugasan sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri.

Pengalaman di bidang penyidikan kembali mengantarkannya ke Polda Metro Jaya. Pada 2019, Suyudi menjabat Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Setahun kemudian, sejumlah jabatan strategis di lingkungan Bareskrim Polri kembali dipercayakan kepadanya. Suyudi tercatat pernah menjabat Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus, Wakil Direktur Tindak Pidana Siber, serta Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II Bareskrim Polri.

Memasuki 2023, Suyudi mendapat penugasan sebagai Wakapolda Metro Jaya. Setahun kemudian, ia dipercaya memimpin Polda Banten sebagai Kapolda.

Baca juga:  Komisi IX dan BGN Sosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis di Desa Mengesta

Jabatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting sebelum Suyudi mendapat penugasan di tingkat nasional. Pada 2025, ia tercatat sebagai Perwira Tinggi Bareskrim Polri dalam rangka penugasan di luar struktur.

Tidak lama berselang, Suyudi dipercaya memimpin Badan Narkotika Nasional (BNN). Presiden Prabowo Subianto melantiknya sebagai Kepala BNN RI di Istana Negara pada 25 Agustus 2025.

Pengangkatan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 118 TPA Tahun 2025. Setelah menjabat Kepala BNN, pangkat Suyudi dinaikkan menjadi Komisaris Jenderal Polisi.

Kepemimpinannya di BNN berlangsung di tengah upaya pemerintah memperkuat penanganan peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Pengalaman panjangnya di bidang penegakan hukum menjadi bagian dari rekam jejak yang menyertai tugas tersebut.

Perjalanan karier Suyudi kemudian memasuki babak baru pada akhir September 2026. Presiden Prabowo Subianto mengusulkan namanya sebagai calon Kapolri melalui Surat Presiden Nomor R57/Surpres/09/2026 tertanggal 30 September 2026.

Komisi III DPR RI selanjutnya melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap Suyudi sebagai calon Kapolri. Dalam proses tersebut, DPR menyetujui Suyudi Ario Seto untuk menduduki jabatan Kapolri menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Baca juga:  Pemkab Badung Lakukan Penataan Pasir, Pulihkan Kondisi Pantai Kuta dari Abrasi

Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade di institusi kepolisian, perjalanan Suyudi mencakup beragam bidang dan jenjang penugasan. Ia pernah berada di fungsi reserse, memimpin sejumlah kepolisian kewilayahan, bertugas di Bareskrim, menduduki posisi Wakapolda Metro Jaya, memimpin Polda Banten, hingga dipercaya sebagai Kepala BNN.

Kini, rangkaian penugasan tersebut berujung pada kepercayaan untuk memimpin Polri sebagai Kapolri. (dnb13)

Berita Terpopular

Scroll to Top