DENPASAR — LSPR Communication Festival 2026 sukses digelar oleh mahasiswa Public Relations dan Marketing Communication Batch 5 LSPR Bali di Auditorium LSPR Bali, Jumat (3/7/2026). Acara bertema Wave of Communication ini menampilkan hasil pembelajaran nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Wujud Nyata Project-Based Learning di LSPR Bali
Acara yang bertepatan dengan perayaan HUT ke-34 LSPR Institute ini berfungsi sebagai academic showcase. Melalui pendekatan Project-Based Learning (PBL), mahasiswa ditantang untuk menciptakan solusi komunikasi yang relevan dengan kebutuhan publik.

Pameran ini dihadiri oleh ratusan siswa SMA/SMK se-Bali, mitra Community Development, akademisi, serta jajaran manajemen kampus. Selain pameran, pengunjung juga disuguhkan berbagai workshop interaktif yang dipandu langsung oleh dosen ahli LSPR Bali.
Dampak Positif CommFest 2026 untuk Komunitas:
- Pemberdayaan UMKM: Kolaborasi strategis mahasiswa dalam meningkatkan kapabilitas komunikasi bisnis lokal.
- Program Sosial Berkelanjutan: Implementasi proyek Community Development yang menyasar kebutuhan nyata masyarakat Bali.
- Workshop Edukatif: Pelatihan keterampilan komunikasi aplikatif bagi generasi muda dan siswa sekolah.
Apresiasi Kolaborasi dan Dampak Nyata
Head of LSPR Bali, Ni Putu Mahesa Arsita Putri, S.E, AWP, menegaskan bahwa ajang ini membuktikan kompetensi mahasiswa dalam mentransformasikan teori kelas menjadi aksi nyata.

“COMMFEST 2026 merupakan wujud nyata bagaimana Project-Based Learning di Fakultas Komunikasi Kampus LSPR Bali menghasilkan karya yang tidak berhenti di ruang kelas, tetapi hadir sebagai solusi yang menjawab kebutuhan masyarakat melalui kolaborasi dengan UMKM dan proyek nyata Community Development,” ujar Ni Putu Mahesa.
Melalui festival ini, LSPR Bali berharap dapat membuka wawasan para siswa SMA/SMK mengenai luasnya prospek karier di industri Public Relations dan Marketing Communication. (rls/brv)