JAKARTA | dunianewsbali – Unit Usaha Syariah (UUS) Permata Bank secara resmi memperkenalkan semangat baru bertajuk “Syariah untuk Semua” di Jakarta, Kamis (23/4/2026). Inisiatif ini bertujuan untuk memperluas inklusi keuangan syariah di Indonesia dengan menghadirkan layanan finansial yang inklusif, modern, dan relevan bagi seluruh lapisan masyarakat di setiap fase kehidupan. Langkah strategis ini diambil guna merespons rendahnya angka inklusi keuangan syariah nasional yang baru mencapai 13,41% berdasarkan data OJK.
Inklusi Keuangan Syariah sebagai Solusi Modern
Direktur Keuangan dan UUS Permata Bank, Rudy Basyir Ahmad, menegaskan bahwa layanan syariah bukan lagi produk eksklusif bagi kelompok tertentu. Di tengah aset industri keuangan syariah yang menembus Rp3.100 triliun per Desember 2025, edukasi tetap menjadi prioritas utama.

“Kami ingin memastikan layanan syariah dapat diakses dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di setiap tahap kehidupan. Bagi kami, ini adalah cerminan nilai amanah, keadilan, dan keberkahan,” ujar Rudy dalam keterangannya.
Investasi Emas dan Perencanaan Masa Depan
Permata Bank Syariah menghadirkan beragam solusi nyata, mulai dari pembiayaan ibadah haji dan umrah hingga kepemilikan aset. Salah satu produk unggulan yang diminati adalah Permata KTA iB Multiguna untuk pembiayaan emas.
Program ini memungkinkan nasabah untuk memiliki fisik emas sejak awal masa pembiayaan tanpa harus menunggu cicilan lunas. Hal ini dinilai sebagai instrumen investasi jangka panjang yang stabil di tengah dinamika ekonomi global.

Transformasi Digital Melalui Permata ME
Untuk mendukung mobilitas masyarakat modern, seluruh layanan tersebut telah terintegrasi dalam aplikasi Permata ME. Platform digital ini memudahkan nasabah dalam:
Validasi porsi haji reguler secara mandiri.
Informasi keuntungan top up tabungan haji.
Pengajuan pembiayaan syariah secara digital dan efisien.
Testimoni Publik Figur: Relevansi Bagi Generasi Muda
Aktor Morgan Oey turut memberikan perspektifnya mengenai pentingnya perencanaan keuangan sejak dini. Menurutnya, layanan syariah sangat relevan bagi anak muda karena mengedepankan transparansi dan tanggung jawab.
Senada dengan hal tersebut, aktris Atiqah Hasiholan menekankan faktor ketenangan (peace of mind). Ia berbagi pengalaman saat menjalani ibadah umrah, di mana kesiapan finansial yang terencana memberikan kenyamanan lebih bagi keluarga. (*)



