TNI Tanggap Bencana Ekstrem, Koramil Denpasar Barat Terjun Langsung Evakuasi Warga

IMG-20260224-WA0068

Denpasar | dunianewsbali – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Denpasar Barat sejak Senin (24/02/2026) sore mengakibatkan sejumlah permukiman warga tergenang air. Menyikapi situasi tersebut, jajaran Komando Rayon Militer (Koramil) 1611-07/Denpasar Barat langsung diterjunkan ke lapangan untuk membantu proses evakuasi dan pengamanan lingkungan.

Komandan Kodim 1611/Badung, Kolonel Inf Putu Tangkas, memerintahkan seluruh jajaran Danramil dan Babinsa untuk siaga dan bergerak cepat membantu masyarakat terdampak. Perintah tersebut ditindaklanjuti oleh Komandan Koramil 1611-07/Denpasar Barat, Mayor Cke Made Oka, dengan langsung memimpin personelnya turun ke wilayah binaan.

“Kami menerjunkan personel ke titik-titik yang dilaporkan mengalami genangan. Prioritas utama kami adalah keselamatan warga, baik dalam proses evakuasi maupun memastikan lingkungan tetap aman,” ujar Mayor Cke Made Oka saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (25/02/2026).

Menurut data sementara di lapangan, genangan air terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi serta saluran air yang tidak mampu menampung debit air. Meski belum ada laporan korban jiwa, sejumlah warga terpaksa mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman.

Baca juga:  Panen 89 Kg Lele, Lapas Kerobokan Dorong Kemandirian Warga Binaan

Dalam operasi penanganan darurat ini, personel TNI membantu mengevakuasi warga lanjut usia dan anak-anak, mengamankan barang-barang berharga, serta memastikan aliran listrik di rumah-rumah yang tergenang telah dipadamkan untuk menghindari risiko korsleting.

Selain melakukan evakuasi, para Babinsa juga aktif memberikan imbauan keselamatan kepada masyarakat. Warga diminta untuk tidak berteduh di bawah pohon besar atau baliho saat hujan deras dan angin kencang, memastikan saluran air tetap bersih, serta segera melaporkan kondisi darurat kepada aparat terdekat.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenam namun waspada. Jangan memaksakan diri melintasi wilayah tergenang, dan selalu koordinasi dengan petugas jika membutuhkan bantuan,” tambah Mayor Cke Made Oka.

Hingga berita ini diturunkan, personel TNI bersama unsur masyarakat terus bersiaga memantau perkembangan cuaca dan kondisi lingkungan. Pihak berwenang juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Dengan sinergi yang solid antara aparat dan masyarakat, diharapkan dampak bencana dapat diminimalkan serta pemulihan kondisi dapat berjalan cepat. (*)

Berita Terpopular

tanah lot
galungan