Warga Sulangai Kompak Bersih-Bersih, Putri Koster Dorong Pengelolaan Sampah dari Sumber

IMG-20260405-WA0229

BADUNG | Dunia News Bali – Antusiasme warga Desa Sulangai, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, terlihat tinggi saat mengikuti kegiatan Gerakan Bersih Lingkungan melalui program Kulkul PKK dan Posyandu yang digelar di Banjar Batulantang, Minggu (5/4). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK sekaligus Ketua TP Posyandu Provinsi Bali dan Duta Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) Palemahan Kedas (PADAS), Ny. Putri Koster.

Dalam kegiatan tersebut, Ny. Putri Koster turut didampingi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Bali I Made Dwi Dewata serta Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali dr. Anak Agung Sagung Mas Dwipayani. Kehadirannya disambut oleh jajaran pemerintah desa dan tokoh masyarakat setempat, termasuk Perbekel Sulangai I Nyoman Sunarta, Ketua BPD I Nyoman Subagia, Ketua TP PKK Kabupaten Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa, serta Camat Petang AA Ngurah Darmaputra.

Kegiatan diawali dengan pemukulan kulkul pada pukul 05.45 WITA sebanyak tiga kali sebagai tanda dimulainya gerakan. Selanjutnya, pukul 06.00 WITA, kulkul kembali dibunyikan dua kali sebagai penanda warga mulai membersihkan lingkungan masing-masing, mulai dari bagian dalam rumah hingga halaman dan telajakan.

Baca juga:  Ngenteg Linggih di Luwu Timur Jadi Momentum Besar, Persatuan Umat Kian Solid

Semangat gotong royong masyarakat tampak begitu kuat. Melihat tingginya partisipasi warga, Ny. Putri Koster memberikan dorongan dengan menggagas lomba penataan telajakan yang dijadwalkan berlangsung pada Mei 2026. Lomba tersebut menyediakan total hadiah Rp10 juta bagi lima peserta terbaik.

Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya pengelolaan sampah berbasis sumber sebagai langkah strategis menjaga kebersihan lingkungan. Sampah yang sudah dipilah diimbau untuk ditempatkan di bagian belakang rumah, sementara sampah organik diselesaikan secara mandiri, khususnya bagi warga yang memiliki teba. Hanya sampah anorganik yang dianjurkan untuk diangkut keluar.

Ia juga mengingatkan pentingnya konsistensi masyarakat dalam menjaga kebersihan, terutama melalui kegiatan rutin setiap Minggu pertama tiap bulan. Menurutnya, komitmen dan niat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Pada kesempatan itu, Ny. Putri Koster turut berbaur bersama warga dengan memberikan contoh langsung penataan telajakan melalui penanaman berbagai jenis bunga. Ia juga mengingatkan pentingnya perawatan rutin, seperti membersihkan tanaman kering dan menjaga keindahan pekarangan.

Baca juga:  Kabid Propam Polda Bali Pimpin Berbagi Takjil, Ustadz Harap Ramadan Bawa Keberkahan

Bendesa Adat Batulantang, I Made Sarpa, menyampaikan apresiasi atas partisipasi masyarakat yang dinilai sangat tinggi. Ia juga mengungkapkan rencana penanaman bunga jepun dan bunga arjuna sebagai bagian dari upaya mempercantik lingkungan desa. Tahun 2026 disebut sebagai momentum awal keterlibatan penuh desa dalam gerakan Kulkul PKK.

Sementara itu, Perbekel Desa Sulangai, I Nyoman Sunarta, menyampaikan dukungan terhadap program tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong pengembangan desa wisata yang tertata dan bersih, bahkan mengarah pada konsep seperti Desa Penglipuran. Tradisi gotong royong yang telah berjalan rutin setiap pekan diharapkan terus diperkuat dan menjadi inspirasi bagi desa lainnya.

Sebagai penutup, Ketua TP PKK Provinsi Bali menyerahkan bantuan beras sebanyak 200 kilogram yang dikemas dalam 40 sak, masing-masing 5 kilogram. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Perbekel Desa Sulangai untuk didistribusikan kepada warga. (red)

Berita Terpopular