Kinerja Permata Bank 2026: Kredit Tumbuh Rp161 T dan Laba Melejit

Screenshot_20260427_173601_Gmail
Gedung pusat Permata Bank

JAKARTA | dunianewsbali – PT Bank Permata Tbk (Permata Bank) secara resmi mengumumkan kinerja keuangan yang solid pada kuartal pertama (Q1) 2026. Hingga akhir Maret 2026, Bank berkode emiten BNLI ini sukses mencatatkan pertumbuhan Laba Bersih sebesar 16,6% secara Year-on-Year (YoY). Pencapaian ini didorong oleh strategi pertumbuhan kredit yang selektif serta penguatan pendapatan non-bunga di tengah dinamika ekonomi global yang menantang.

​Pertumbuhan Kredit dan Efisiensi Pendapatan

​Permata Bank membukukan penyaluran kredit sebesar Rp161 triliun, tumbuh 2,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Segmen Korporasi menjadi motor utama dengan kenaikan 6,5% YoY menjadi Rp98,2 triliun, disusul segmen Komersial yang tumbuh 1,8% YoY.

​Direktur Utama Permata Bank, Meliza M. Rusli, menyatakan bahwa hasil ini merupakan buah dari disiplin dalam menjalankan strategi bisnis. “Kami terus menjaga kinerja dengan dukungan permodalan dan likuiditas yang kuat, sembari fokus menjadi bank yang semakin relevan bagi kebutuhan nasabah lintas generasi,” ungkap Meliza, Senin (27/4/2026).

​Fundamental Kuat: Likuiditas dan Dana Murah (CASA)

Baca juga:  Jelang Nyepi dan Idul Fitri, Denpasar Perkuat Pengendalian Inflasi dan Stabilitas Harga

​Indikator kesehatan bank menunjukkan tren positif dengan peningkatan rasio dana murah atau Current Account Savings Account (CASA).

​Rasio CASA: Meningkat tajam menjadi 65,5% per Maret 2026 (sebelumnya 58,6%).

​Loan-to-Deposit Ratio (LDR): Berada di level optimal 87,1%.

​Liquidity Coverage Ratio (LCR): Tercatat stabil di level 267,4%, jauh di atas ketentuan regulasi.

​Kualitas Aset dan Manajemen Risiko yang Prudent

​Meskipun ekspansi kredit terus berjalan, Permata Bank tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. Rasio Non-Performing Loan (NPL) Gross terjaga di level 2,2%.

​Sebagai langkah antisipasi risiko, Bank telah membentuk cadangan yang kuat dengan NPL Coverage sebesar 355,7%. Langkah restrukturisasi dan optimalisasi aset terus dilakukan secara konsisten untuk menjaga stabilitas portofolio kredit.

​Kinerja Permata Bank Syariah dan Ekspansi Ekosistem

​Unit Usaha Syariah (UUS) Permata Bank juga menunjukkan taji dengan pertumbuhan Laba Operasional sebesar 5,3% YoY. Melalui proposisi nilai “Syariah untuk Semua”, bank berupaya memperluas inklusi keuangan syariah yang modern dan digital bagi seluruh lapisan masyarakat.

​Selain kinerja finansial, Bank juga aktif dalam kemitraan strategis, seperti dukungan pada acara budaya Adeging Mangkunegaran ke-269. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem UMKM dan meningkatkan loyalitas nasabah melalui pemberdayaan ekonomi lokal. (*)

Berita Terpopular