BADUNG | Dunia News Bali – Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Badung, I Wayan Puspa Negara, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Bupati Badung dalam melakukan penataan menyeluruh kawasan Samigita melalui program beautifikasi dan revitalisasi infrastruktur secara total.
Menurut Puspa Negara, penataan kawasan Seminyak, Legian, dan Kuta (Samigita) harus dilakukan secara serius, terencana, dan berkelanjutan agar tetap menjadi destinasi unggulan pariwisata Bali yang modern, nyaman, dan tidak ditinggalkan wisatawan.
Ia pun meminta Pemerintah Kabupaten Badung segera menyusun Detail Engineering Design (DED) untuk program beautifikasi dan rejuvenasi infrastruktur di kawasan tersebut.
Hal itu disampaikan Puspa Negara saat dikonfirmasi awak media di Kabupaten Badung, Sabtu (9/5/2026).
Puspa Negara mengungkapkan, kawasan Kuta sebelumnya pernah memiliki konsep Strategic Management Plan for Kuta (SMPK), yakni penataan Samigita berbasis konsep futuristik dan berkelanjutan. Di dalamnya mencakup program rejuvenasi atau peremajaan kawasan serta beautifikasi untuk mempercantik wajah destinasi wisata.
“Saya sangat mendukung upaya dan keseriusan Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, dalam merancang revitalisasi besar-besaran kawasan Kuta mulai tahun 2026 guna mengembalikan kejayaan Samigita,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penataan tersebut mencakup pembangunan trotoar dengan lebar hingga empat meter, penggunaan transportasi listrik untuk mengurangi kemacetan, hingga penataan ulang tata ruang kawasan wisata.
Selain itu, proyek revitalisasi juga diarahkan pada peningkatan estetika dan kenyamanan kawasan melalui penataan kabel utilitas bawah tanah, restorasi pantai, serta pembenahan fasilitas pedestrian agar lebih ramah bagi masyarakat maupun wisatawan.
Puspa Negara juga mengapresiasi komitmen Bupati Badung yang menargetkan pelebaran trotoar di kawasan Kuta sebagai bagian dari upaya menciptakan kawasan wisata yang tertata rapi dan nyaman.
Menurutnya, penataan ulang tersebut tidak hanya memperkuat estetika kawasan, tetapi juga menjadi solusi untuk meningkatkan kenyamanan pejalan kaki sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas.
“Kami berharap program ini segera diwujudkan melalui penyusunan Detail Engineering Design pada Anggaran Perubahan 2026. Samigita harus segera ditata, jalan-jalan perlu diaspal ulang, paving direjuvenasi, hingga pengelolaan kebersihan dilakukan secara profesional,” tegasnya. (red)



