Denpasar Education Festival 2026 Perkuat Pendidikan Karakter dan Literasi Rupiah di Bali

DENPASAR | Dunia News Bali – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali bersama Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kota Denpasar menggelar Denpasar Education Festival (DEF) 2026 sebagai upaya memperkuat pendidikan karakter sekaligus implementasi program Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah di lingkungan pendidikan.

Rangkaian kegiatan DEF berlangsung sejak 6 Mei 2026 dan mencapai puncaknya pada 7 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Pendidikan Nasional dengan menghadirkan berbagai program edukatif yang menanamkan nilai cinta tanah air, literasi keuangan, serta penguatan karakter generasi muda secara berkelanjutan.

Pembukaan DEF 2026 ditandai dengan pencatatan Rekor MURI melalui kegiatan “Yoga Asana dengan Formasi CBP” yang diikuti 238 sekolah dan melibatkan total 12.053 siswa se-Kota Denpasar. Pelaksanaan yoga dilakukan serentak di masing-masing sekolah dan dipusatkan di Lapangan Lumintang, Denpasar. Kegiatan tersebut memadukan unsur pendidikan karakter, kesehatan mental, budaya lokal Bali, serta penguatan pemahaman Rupiah di kalangan pelajar.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kota Denpasar, Drs. Anak Agung Gede Wiartama, M.Ag., menyerahkan Surat Edaran Nomor 400.3/9113/Disdikpora terkait implementasi Program Sekolah Rintisan CBP Rupiah kepada Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, Indra Gunawan Sutarto. Program tersebut menjadi langkah awal penerapan CBP Rupiah dalam kurikulum pendidikan dasar dan menengah di Kota Denpasar.

Baca juga:  Sari Galung: Buleleng Krisis Literasi, Sistem Pendidikan Harus Dievaluasi

Melalui program Sekolah Rintisan CBP Rupiah, materi pembelajaran tidak hanya diterapkan dalam kegiatan intrakurikuler, tetapi juga dikembangkan melalui kokurikuler, ekstrakurikuler, hingga budaya sekolah secara menyeluruh.

Puncak acara DEF 2026 dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Achris Sarwani, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Denpasar.

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mendorong transformasi pendidikan yang menekankan penguatan karakter, literasi keuangan, dan pemahaman terhadap Rupiah bagi generasi muda di Kota Denpasar maupun Bali secara umum.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Achris Sarwani, menegaskan bahwa kampanye CBP Rupiah merupakan bagian dari gerakan membangun karakter bangsa sekaligus meningkatkan literasi ekonomi masyarakat, khususnya di kalangan pelajar.

Menurutnya, terdapat dua capaian penting yang berhasil dicatat melalui Rekor MURI DEF 2026. Pertama, terbentuknya Sekolah Rintisan Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah pertama di Indonesia yang melibatkan 17 sekolah di Kota Denpasar, terdiri atas delapan SD, delapan SMP, dan satu sekolah internasional jenjang SD sebagai model implementasi menyeluruh CBP Rupiah di lingkungan sekolah.

Baca juga:  Muscab I DPD HIPPI Bali Cetak Pengusaha Pribumi Lokal Bersaing di Kancah Internasional

Kedua, penyelenggaraan “Gebyar Yoga Asana dengan Formasi CBP” yang melibatkan lebih dari 12 ribu pelajar dan mahasiswa sebagai bagian dari kampanye nasional CBP Rupiah yang mengintegrasikan budaya lokal Bali, kesehatan mental, dan penguatan karakter generasi muda.

Achris juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI melalui Pusat Kurikulum dan Pembelajaran atas dukungan pengembangan bahan ajar CBP Rupiah untuk tingkat SD dan SMP sejak 2024 di Kota Denpasar. Penyusunan materi tersebut dilakukan bersama tenaga pendidik di Kota Denpasar dan dilengkapi translasi huruf braille guna mendukung pendidikan inklusif.

“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk semakin mencintai Rupiah sebagai wujud kecintaan kepada bangsa, bangga menggunakan Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara, serta memahami peran Rupiah dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Achris.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., memberikan apresiasi atas konsistensi Pemerintah Kota Denpasar dalam menghadirkan festival pendidikan yang inovatif dan berdampak luas bagi masyarakat.

Menurut Abdul Mu’ti, kegiatan tersebut membuktikan bahwa pendidikan dapat menjadi sarana membangun karakter, kreativitas, kepedulian lingkungan, dan kesadaran kebangsaan secara bersamaan.

Selain pencatatan Rekor MURI, DEF 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan kompetitif seperti CBP Championship yang mencakup BI STAR (Bank Indonesia Smart Tournament Academy Rupiah), lomba menggambar bertema CBP Rupiah, lomba mendongeng, hingga Festival Karya CBP Rupiah yang menampilkan hasil kreativitas siswa dari Sekolah Rintisan CBP Rupiah.

Baca juga:  Mercure Kuta Beach Bali Rayakan Hari Disabilitas Internasional Lewat Program Duo Days, Perkuat Komitmen Inklusivitas

Berbagai kegiatan itu diharapkan mampu meningkatkan inovasi, kepemimpinan, serta kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam menerapkan nilai-nilai CBP Rupiah di kehidupan sehari-hari.

Secara keseluruhan, Denpasar Education Festival 2026 diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan peringatan Hari Pendidikan Nasional, tetapi juga menjadi tonggak strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang inovatif, kolaboratif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai pusat implementasi Program Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah di Indonesia. (red)

Berita Terpopular

Scroll to Top