Jejak Spiritual Sunan Ampel di Jantung Kota Pahlawan

Peziarah dan kolase foto: Sugeng Pramono

SURABAYA | Dunia News Bali – Di tengah padatnya aktivitas kawasan Surabaya Utara, berdiri sebuah situs religi bersejarah yang hingga kini tetap menjadi pusat ibadah, pendidikan, dan wisata spiritual, yakni Masjid Agung Sunan Ampel. Masjid yang berada di kawasan Ampel, Kecamatan Semampir ini menjadi salah satu penanda penting perjalanan penyebaran Islam di Pulau Jawa sejak abad ke-15.

Didirikan pada tahun 1421 oleh Sunan Ampel, masjid tersebut dikenal sebagai salah satu masjid tertua di Indonesia yang masih berdiri kokoh dan aktif digunakan hingga sekarang. Sosok Sunan Ampel sendiri merupakan tokoh penting dalam jajaran Wali Songo yang berperan besar dalam perkembangan dakwah Islam di Nusantara, khususnya di wilayah Jawa.

Mesjid Agung Sunan Ampel

Keunikan Masjid Agung Sunan Ampel terlihat dari arsitekturnya yang memadukan gaya tradisional Jawa dengan nuansa Timur Tengah. Atap bertingkat khas bangunan Jawa kuno, pilar-pilar kayu berukuran besar, serta tata ruang yang sarat nilai historis menghadirkan suasana religius yang kental bagi para pengunjung.

Tak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, kawasan Ampel juga berkembang menjadi destinasi wisata religi dan budaya yang ramai dikunjungi peziarah dari berbagai daerah. Di sekitar masjid terdapat makam Sunan Ampel yang menjadi tujuan utama ziarah umat Muslim.

Baca juga:  Ancaman Serius: Dugaan Serangan Ransomware Everest Bocorkan Sistem Analitik Bea Cukai
Peziarah Sugeng Pramono

Suasana kawasan Ampel semakin khas dengan keberadaan deretan pertokoan dan kuliner bernuansa Timur Tengah. Aktivitas perdagangan masyarakat yang hidup berdampingan dengan kegiatan religi menjadikan kawasan ini memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Pada 16 Mei 2026, Sugeng Pramono menuturkan bahwa perjalanan menuju kawasan Ampel bukan sekadar wisata religi biasa. Suasana masjid tua, lantunan ayat suci Al-Qur’an, hingga ramainya para peziarah menghadirkan pengalaman spiritual yang memberikan ketenangan sekaligus refleksi mendalam tentang perjalanan dakwah Islam di Nusantara.

Menurutnya, Masjid Agung Sunan Ampel bukan hanya bangunan bersejarah, melainkan simbol warisan dakwah Islam, pusat pendidikan keagamaan, serta jejak budaya yang tetap bertahan di tengah modernisasi Kota Surabaya.

Hingga kini, denyut kehidupan religi di kawasan Ampel masih terasa kuat. Aktivitas santri, jamaah, hingga peziarah yang terus berdatangan menjadi bukti bahwa warisan dakwah Sunan Ampel tetap hidup dan terus menginspirasi lintas generasi.

Editor: Icha

Berita Terpopular

Scroll to Top