BADUNG | Dunia News Bali – Wakil Ketua III DPRD Badung, I Made Sunarta menyampaikan apresiasi atas dukungan dan perhatian Pemerintah Kabupaten Badung terhadap pelestarian adat, budaya, dan tempat suci di Desa Adat Abianbase, Kecamatan Mengwi.
Pernyataan tersebut disampaikan saat pelaksanaan upacara melaspas Medasar Caru Rsi Gana di Pura Dalem Gede, Sabtu (16/5/2026). Upacara tersebut turut dihadiri Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa setelah rampungnya proses perbaikan sejumlah pelinggih pura yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon kepuh berusia ratusan tahun.

Dalam kesempatan itu, Made Sunarta yang juga menjabat Bendesa Adat Abianbase menjelaskan, musibah tersebut sempat mengakibatkan kerusakan pada sejumlah bagian pura, mulai dari tembok penyengker, Pelinggih Ratu Made Ratu Nyoman, Gedong Gede hingga Gedong Pesimpenan.
Meski demikian, seluruh kerusakan kini telah berhasil dipulihkan melalui bantuan tanggap darurat dari Pemkab Badung sebesar Rp460 juta.
“Kami mewakili masyarakat Desa Adat Abianbase mengucapkan terima kasih atas bantuan kebencanaan ini. Selain itu, total bantuan yang telah dikucurkan Pemkab Badung untuk pembangunan pura dan berbagai proyek fisik lainnya di Desa Adat Abianbase mencapai kurang lebih Rp11,7 miliar, dan seluruhnya kini telah rampung dikerjakan,” ujar Made Sunarta.

Ia menilai kehadiran Bupati Badung dalam upacara tersebut menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keberlangsungan adat, budaya, dan kesucian tempat ibadah di Kabupaten Badung.
Sementara itu, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan bahwa bantuan dana kebencanaan maupun hibah harus dikelola secara transparan dan tepat sasaran agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung pelestarian adat Bali.
“Pemerintah Kabupaten Badung hadir memberikan bantuan dana bencana alam sebesar Rp460 juta untuk memperbaiki beberapa bangunan pelinggih yang terdampak musibah,” kata Adi Arnawa.
Selain menyoroti dukungan terhadap adat dan budaya, Bupati Adi Arnawa juga memaparkan sejumlah program prioritas Pemkab Badung. Program tersebut meliputi penanganan kemacetan melalui pembangunan infrastruktur jalan baru, pengelolaan sampah terpadu berbasis rumah tangga, hingga berbagai bantuan sosial bagi masyarakat.
Adapun sejumlah program sosial yang disiapkan antara lain beasiswa S1 gratis bagi 450 mahasiswa dari keluarga petani dan masyarakat berpenghasilan di bawah Rp5 juta per bulan, bantuan untuk penyandang disabilitas sebesar Rp1 juta per bulan, fasilitas bimbingan belajar gratis, hingga santunan Rp3 juta bagi warga lanjut usia yang memasuki usia 75 tahun. (red)



