SUMBAWA | Dunia News Bali – PT Pegadaian Kantor Wilayah VII Denpasar atau Kanwil Bali Nusra kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui Program Nelayan Tangguh yang dilaksanakan di Desa Labuhan Burung, Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa.
Program kolaborasi bersama Yayasan Samawa Berdaya Lestari yang telah berjalan sejak Desember 2025 tersebut resmi ditutup pada Kamis (21/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pegadaian dalam memperkuat kemandirian masyarakat pesisir sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan laut dan pesisir.
Melalui Program Nelayan Tangguh, Pegadaian menghadirkan pendekatan berbasis komunitas yang menggabungkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Program ini diharapkan mampu menciptakan dampak berkelanjutan bagi masyarakat nelayan, baik dari sisi peningkatan kesejahteraan maupun kesadaran menjaga ekosistem pesisir.
Sejumlah kegiatan dilaksanakan selama program berlangsung. Di antaranya pemetaan kondisi masyarakat pesisir, pelatihan perikanan berkelanjutan, penguatan kapasitas usaha masyarakat, edukasi pengelolaan sampah di kawasan pesisir, hingga pembentukan kelompok bank sampah dan forum komunikasi masyarakat pesisir.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VII Denpasar, Edy Purwanto, mengatakan Program Nelayan Tangguh merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada keberlanjutan ekonomi dan lingkungan.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat pesisir, namun juga membangun kepedulian bersama terhadap pelestarian lingkungan sebagai sumber kehidupan masyarakat nelayan.
“Program Nelayan Tangguh diharapkan mampu menjadi salah satu bentuk penguatan kapasitas masyarakat pesisir yang tidak hanya mendorong peningkatan ekonomi masyarakat, tetapi juga membangun kesadaran bersama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir. PT Pegadaian akan terus mendukung program-program pemberdayaan masyarakat yang memberikan dampak sosial dan lingkungan secara berkelanjutan,” ujar Edy Purwanto.
Ia menambahkan, program tersebut juga menjadi bentuk kontribusi Pegadaian dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya terkait pelestarian ekosistem laut, pertumbuhan ekonomi masyarakat, dan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab.
Deputy Bisnis PT Pegadaian Area Pulau Sumbawa, Mustofa, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam pelaksanaan program, terutama masyarakat serta tim pendamping di lapangan.
“Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Labuhan Burung. Potensi desa yang ada diharapkan terus berkembang sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” katanya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program, kegiatan penutupan juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sarana pendukung kepada kelompok masyarakat. Bantuan tersebut berupa alat monitoring kualitas air, perlengkapan pengolahan hasil perikanan untuk pembuatan pentol ikan, serta perlengkapan pendukung bank sampah guna mendukung edukasi lingkungan di sekolah.
Acara penutupan dihadiri Kepala Desa Labuhan Burung, Camat Buer, perwakilan Pemerintah Kabupaten Sumbawa, BKSDA Wilayah Sumbawa, sejumlah organisasi perangkat daerah terkait, kelompok masyarakat, serta penerima manfaat program.
Melalui Program Nelayan Tangguh, PT Pegadaian berharap masyarakat pesisir dapat semakin mandiri, tangguh, dan memiliki kesadaran yang kuat dalam menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian penting dari sumber penghidupan mereka. (red/ich)



