DENPASAR | Dunia News Bali – SD Negeri 10 Sanur menutup Tahun Pelajaran 2025/2026 dengan menggelar Tensa Festival 2026, sebuah kegiatan yang memadukan apresiasi prestasi, kreativitas, inovasi, serta kebersamaan seluruh warga sekolah. Festival yang berlangsung selama dua hari, 9–10 Juni 2026, menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan inspiratif yang melibatkan siswa, guru, orang tua, serta masyarakat sekolah.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk merayakan proses belajar yang telah dijalani siswa selama satu tahun penuh. Berbagai agenda disuguhkan, mulai dari pentas seni dan budaya, pameran pendidikan, bazar kewirausahaan, hingga prosesi pelepasan siswa kelas VI dan kenaikan kelas.

Suasana festival berlangsung meriah melalui penampilan beragam bakat dan kreativitas siswa SD Negeri 10 Sanur yang tampil di panggung utama. Berbagai pertunjukan yang disajikan berhasil memukau para tamu undangan dan orang tua yang hadir.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan hadirnya bintang tamu spesial YS Bali serta grup musik Widek and Friends yang menghibur seluruh peserta festival. Kehadiran mereka menambah semangat dan antusiasme siswa selama berlangsungnya kegiatan.

Salah satu agenda yang paling berkesan dalam Tensa Festival 2026 adalah seremoni pelepasan siswa kelas VI sekaligus kenaikan kelas. Pada kesempatan tersebut, pihak sekolah memberikan penghargaan Bintang Kelas kepada siswa berprestasi di setiap jenjang sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras, dedikasi, dan capaian mereka selama mengikuti proses pembelajaran.
Penghargaan khusus juga diberikan kepada lulusan terbaik kelas VI. Penghormatan ini menjadi bentuk apresiasi atas prestasi akademik serta keteladanan yang telah ditunjukkan selama menempuh pendidikan di SD Negeri 10 Sanur.
Selain menjadi ajang hiburan dan penghargaan, festival ini juga menghadirkan Pameran Pendidikan Tensa yang menampilkan berbagai hasil karya siswa dari kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, maupun ekstrakurikuler. Melalui pameran tersebut, orang tua dapat melihat secara langsung berbagai capaian dan proses pembelajaran yang berlangsung di sekolah.
Beragam inovasi pembelajaran yang dikembangkan para guru turut dipamerkan. Kegiatan ini memberikan gambaran mengenai upaya sekolah dalam menghadirkan pendidikan yang kreatif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik di era saat ini.
Semangat kemandirian dan jiwa kewirausahaan siswa juga tampak melalui penyelenggaraan bazar yang dikelola oleh siswa kelas IV dan V bersama dewan guru. Melalui berbagai stan usaha yang disediakan, para siswa mendapatkan pengalaman langsung dalam mengelola produk, melayani pelanggan, hingga memahami dasar-dasar manajemen usaha.
Kepala SD Negeri 10 Sanur, Ni Luh Made Sriariani, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa Tensa Festival merupakan salah satu bentuk komitmen sekolah dalam menyediakan ruang bagi siswa untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.
“Tensa Festival bukan sekadar seremoni penutupan tahun pelajaran, melainkan wadah bagi tunas-tunas bangsa untuk menampilkan kreativitas, mengembangkan potensi, serta merayakan setiap pencapaian yang telah diraih. Melalui pameran hasil belajar dan pemberian apresiasi ini, kami berharap tumbuh rasa percaya diri, semangat berkarya, dan kebersamaan yang kuat sehingga siswa siap menjadi generasi yang kreatif, inovatif, mandiri, dan berkarakter,” ujarnya.
Melalui penyelenggaraan Tensa Festival 2026, SD Negeri 10 Sanur kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga penguatan karakter, kreativitas, kolaborasi, dan keterampilan hidup yang relevan dengan tantangan masa depan.
Sebagai lembaga pendidikan, SD Negeri 10 Sanur terus berupaya mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, berbudaya, serta beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dengan mengedepankan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan kolaboratif, sekolah berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila. (red/ich)