Badung Perkuat SDM Transportasi, Teken Kerja Sama dengan BPSDM Perhubungan dan Poltrada Bali

Sekda Badung I B Surya Suamba (tengah) usai penandatanganan MoU dan PKS antara BPSDM Kementerian Perhubungan dengan pemerintah daerah di Poltrada Bali, Tabanan, Jumat (12/6).

TABANAN | Dunia News Bali – Pemerintah Kabupaten Badung terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) di sektor transportasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendukung pariwisata berkelanjutan.

Komitmen tersebut ditandai dengan keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Badung dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Perhubungan dengan pemerintah daerah se-Bali. Kegiatan ini berlangsung di Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali, Desa Samsam, Kabupaten Tabanan, Jumat (12/6), dan dirangkaikan dengan Seminar Internasional bertema “Transformasi Transportasi dan Logistik”.

Mewakili Bupati Badung, Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I B Surya Suamba hadir dalam kegiatan tersebut. Pada kesempatan itu, ia membubuhkan paraf pada dokumen kerja sama sekaligus melakukan pertukaran plakat dengan Poltrada Bali sebagai simbol penguatan sinergi antarinstansi.

Surya Suamba mengatakan, Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik, termasuk pada sektor transportasi yang memiliki peran strategis dalam mendukung kemajuan pariwisata daerah. Sejalan dengan arahan Bupati Badung, pengendalian kemacetan menjadi salah satu fokus utama dalam meningkatkan kualitas destinasi pariwisata di wilayah tersebut.

Baca juga:  Imigrasi Ngurah Rai Cetak Rekor 15 Juta Pelintas Sepanjang 2025, Kontribusi Nyata untuk Pariwisata Bali Berkualitas

Menurutnya, upaya mewujudkan sistem transportasi yang lebih baik memerlukan dukungan SDM yang kompeten, khususnya di bidang transportasi darat. Karena itu, Pemkab Badung menjalin kerja sama dengan Poltrada Bali untuk membuka kesempatan bagi masyarakat Badung mengikuti program pendidikan dan pelatihan transportasi darat.

“Untuk mendukung upaya tersebut, ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten, khususnya di bidang transportasi darat, menjadi kebutuhan yang sangat penting. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Badung menjalin kerja sama dengan Politeknik Transportasi Darat Bali dalam pengembangan SDM masyarakat Badung melalui program pendidikan dan pelatihan di bidang transportasi darat,” ujar Surya Suamba.

Ia berharap kerja sama tersebut dapat mendorong lahirnya SDM transportasi yang profesional sekaligus memberi peluang bagi lulusan Poltrada Bali, khususnya putra-putri asal Badung, untuk berkontribusi dan mengabdi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung.

Lebih jauh, kolaborasi dengan BPSDM Kementerian Perhubungan dan Poltrada Bali diyakini mampu memperkuat kapasitas SDM transportasi guna mendukung terciptanya sistem transportasi yang aman, nyaman, tertata, dan lancar dalam menunjang pengembangan pariwisata berkualitas.

Baca juga:  Bidpropam Polda Bali Perkuat Sinergi TNI-Polri Lewat Coffee Morning dan Halal Bihalal

Sementara itu, Kepala BPSDM Perhubungan Suharto menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan dalam menyiapkan tenaga profesional di sektor transportasi. Hal ini dinilai semakin penting di tengah perkembangan teknologi dan meningkatnya kebutuhan layanan transportasi.

Menurut Suharto, kerja sama tersebut juga membuka akses yang lebih luas bagi generasi muda daerah untuk menempuh pendidikan di 22 sekolah kedinasan transportasi yang berada di bawah Kementerian Perhubungan. Selain itu, kemitraan dengan dunia industri terus diperkuat guna memperluas peluang kerja bagi para lulusan.

Dukungan juga datang dari Pemerintah Provinsi Bali. Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Bali, Wayan Serinah, menyambut positif kolaborasi tersebut karena dinilai dapat menghasilkan SDM transportasi yang profesional dan memahami kebutuhan daerah.

Ia menyebutkan, dalam kurun lima tahun terakhir Pemerintah Provinsi Bali telah merekrut 17 lulusan PTDI-STTD yang dinilai memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan sektor perhubungan di Pulau Dewata.

Melalui kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah ini, diharapkan lahir SDM transportasi yang unggul guna mendukung terwujudnya sistem transportasi yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan di masa depan. (red)

Berita Terpopular

Scroll to Top