Gebyar Donor Darah PMI Bali Ajak Generasi Muda Jadikan Donor Darah Gaya Hidup Sehat

Penyerahan penghargaan kepada para pemenang Lomba Video Edukasi Ajakan Donor Darah dalam rangka Gebyar Donor Darah PMI Provinsi Bali memperingati Hari Donor Darah Sedunia 2026 di PMI Center Provinsi Bali, Denpasar, Sabtu (6/6/2026).

DENPASAR | Dunia News Bali – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali menggelar Gebyar Donor Darah dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia 2026 di PMI Center Provinsi Bali, Jalan Trengguli I Nomor 27 Denpasar, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan tersebut melibatkan ratusan pendonor darah sukarela sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah.

Mengusung tema “The Power of One: Be The 1 to Save Lives”, PMI Bali menitikberatkan perhatian pada generasi muda sebagai calon pendonor potensial. Melalui kegiatan ini, donor darah diharapkan tidak hanya dipandang sebagai aksi kemanusiaan, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup sehat yang dilakukan secara rutin.

Ketua PMI Provinsi Bali, I Gusti Bagus Alit Putra, SH., S.Sos., M.Si, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pendonor yang hadir serta berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya Gebyar Donor Darah. Ia menegaskan bahwa partisipasi masyarakat sangat penting untuk menjaga ketersediaan stok darah di Bali.

Acara pembukaan turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Drs. Dewa Made Indra, M.Si, bersama sejumlah perwakilan instansi, jejaring kemanusiaan, dan lintas sektor. Pada kesempatan tersebut juga diserahkan penghargaan kepada para pemenang Lomba Video Edukasi Ajakan Donor Darah serta pihak-pihak yang berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan.

Baca juga:  Talkshow di Polda Bali, Koster Soroti Ancaman IRET pada Generasi Muda

Selain donor darah, kegiatan ini menghadirkan berbagai aktivitas edukatif dan interaktif. Salah satunya adalah Mixed Reality Experience yang didukung PT Abbott Indonesia. Teknologi ini dirancang untuk membantu pendonor pemula merasa lebih rileks dan mengurangi ketegangan selama proses pengambilan darah.

Perwakilan PT Abbott Indonesia, Satria Mulia Khaerudin, mengaku senang dapat berkolaborasi dengan PMI dalam kegiatan kemanusiaan tersebut. Menurutnya, antusiasme masyarakat Bali sangat tinggi dan menunjukkan kepedulian yang besar terhadap kegiatan donor darah.

“Happy, karena memang secara tujuan juga PMI mengadakan acara ini untuk tujuan yang sangat baik ya. Untuk meningkatkan jumlah pendonor darah dan juga memang kebutuhan darah di Bali juga sangat banyak, terutama untuk pasien thalasemia,” ujar Satria.

Salah satu peserta donor darah, Kadek Hita Cahyani, yang baru pertama kali mendonorkan darahnya mengaku sempat merasa takut sebelum menjalani proses donor. Namun setelah menjalaninya, ia menyadari bahwa rasa sakit hanya dirasakan sesaat ketika jarum disuntikkan.

Menurut Hita, pengalaman tersebut membuktikan bahwa donor darah tidak semenakutkan yang dibayangkan. Ia pun mengajak kalangan muda untuk mulai berani mencoba donor darah karena selain membantu sesama, kegiatan tersebut juga memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan.

Baca juga:  Lanud I Gusti Ngurah Rai Gelar Donor Darah Sambut HUT ke-79 TNI AU

Dalam rangkaian acara juga digelar talkshow bertema “Selamatkan Ibu, Selamatkan Generasi” yang membahas peran donor darah dalam mendukung kesehatan ibu selama masa kehamilan dan persalinan. Talkshow menghadirkan dokter spesialis obstetri dan ginekologi RSUD Klungkung, dr. Suryantha, Sp.OG, serta Agiista, seorang influencer yang berbagi perspektif generasi muda sekaligus pengalaman sebagai pengguna darah.

Hingga kegiatan berakhir, tercatat sebanyak 415 orang mendaftarkan diri sebagai pendonor. Dari jumlah tersebut, 336 orang berhasil mendonorkan darahnya. Seluruh darah yang terkumpul selanjutnya akan diproses di Unit Donor Darah PMI Provinsi Bali sebelum didistribusikan kepada pasien yang membutuhkan. (PMI BALI)

Berita Terpopular

Scroll to Top