Pemkab Badung Matangkan Sistem E-Kinerja ASN, BKPSDM: Masih Dalam Tahap Kajian dan Penyempurnaan

Kepala BKPSDM Kabupaten Badung, I Wayan Putra Yadnya.

BADUNG | Dunia News Bali – Pemerintah Kabupaten Badung terus mematangkan rencana penerapan sistem penilaian kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) berbasis elektronik atau e-kinerja sebagai bagian dari upaya memperkuat profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas kinerja aparatur.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Badung, I Wayan Putra Yadnya, mengatakan bahwa hingga saat ini sistem tersebut masih berada pada tahap kajian dan penyempurnaan sebelum diberlakukan secara resmi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung.

Menurutnya, penyusunan sistem e-kinerja dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan berbagai aspek penting, mulai dari kesesuaian tugas pokok dan fungsi (tupoksi) ASN hingga penyusunan indikator penilaian yang objektif, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Pemkab Badung berkomitmen menghadirkan sistem penilaian kinerja ASN yang lebih transparan, akuntabel, dan berbasis kinerja nyata. Saat ini masih dalam tahap kajian untuk memastikan sistem yang diterapkan benar-benar efektif,” ujar Putra Yadnya, Jumat (31/7), di Kantor BKPSDM, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung.

Ia menjelaskan, selama proses penyusunan, BKPSDM juga melakukan sosialisasi awal sekaligus menghimpun berbagai masukan dari perangkat daerah maupun ASN. Beragam masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi dalam penyempurnaan sistem sebelum diterapkan secara menyeluruh.

Baca juga:  Dampak Konflik Timur Tengah, Pengamat Energi Minta Proyek FSRU LNG Bali Dikaji Ulang

Langkah tersebut dilakukan agar kebijakan yang nantinya diberlakukan tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga dapat dipahami serta diterima oleh seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung.

Selain itu, sistem e-kinerja yang tengah dipersiapkan diharapkan mampu meningkatkan disiplin, produktivitas, dan kualitas pelayanan publik. Kebijakan ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung percepatan reformasi birokrasi.

“Tujuan utama kami adalah membangun sistem yang adil, terukur, dan mampu mencerminkan kinerja ASN secara riil. Oleh karena itu, setiap masukan akan menjadi bagian penting dalam proses penyempurnaan,” tambahnya.

BKPSDM memastikan bahwa sebelum sistem e-kinerja diberlakukan secara resmi, sosialisasi akan dilakukan secara menyeluruh kepada seluruh perangkat daerah. Langkah tersebut bertujuan menyamakan persepsi sekaligus memastikan kesiapan implementasi di lapangan.

Dengan persiapan yang matang, Pemerintah Kabupaten Badung optimistis penerapan e-kinerja akan menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kualitas kinerja ASN sekaligus mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih profesional, efektif, dan akuntabel. (red/riza)

Berita Terpopular

Scroll to Top