JAKARTA | dunianewsbali – Visa (NYSE: V) mengungkapkan bahwa perjalanan (travel) kini menjadi prioritas utama dalam pola pengeluaran masyarakat Indonesia pada tahun 2026. Melalui studi terbaru Visa Green Shoots Radar, ditemukan bahwa 63% masyarakat tetap memprioritaskan anggaran wisata meskipun di tengah tekanan ekonomi global.
Guna merespons tren tersebut, Visa berkolaborasi dengan Bank Mandiri dan Marriott Bonvoy untuk meluncurkan Marriott Bonvoy® Mandiri Credit Card di Jakarta, Senin (27/4/2026). Inovasi ini bertujuan mengubah transaksi rutin harian menjadi manfaat perjalanan yang lebih bermakna dan bernilai ekonomi bagi nasabah.
Pergeseran Perilaku Wisatawan Indonesia 2026
Berdasarkan laporan Southeast Asia Travel Trends for 2026 yang disusun bersama Google, belanja digital terkait travel di Asia Tenggara tumbuh signifikan sebesar 13,3% pada 2025. Angka ini tercatat melampaui pertumbuhan kategori kebutuhan pokok seperti bahan pangan dan energi.
Studi tersebut mengidentifikasi tiga perubahan perilaku utama wisatawan saat ini:
Perencanaan Lebih Awal: Konsumen lebih strategis dalam memesan tiket dan akomodasi.
Destinasi Alternatif: Meningkatnya minat pada periode off-peak (luar musim ramai) untuk mencari nilai harga yang lebih baik.
Metode Pembayaran Strategis: Penggunaan kartu kredit diutamakan untuk transaksi besar seperti hotel dan pesawat demi mendapatkan poin atau perlindungan tambahan.
Manfaat Marriott Bonvoy Mandiri Credit Card
Vira Widiyasari, Country Manager Visa Indonesia, menjelaskan bahwa kolaborasi ini hadir sebagai solusi pembayaran yang mengintegrasikan gaya hidup digital dengan manfaat nyata. Pemegang kartu dapat mengumpulkan Marriott Bonvoy Points dari setiap transaksi harian mereka.
Poin yang terkumpul dapat ditukarkan dengan berbagai keuntungan eksklusif di lebih dari 30 brand hotel Marriott International di seluruh dunia, antara lain:
Menginap gratis (Free Night Awards).
Upgrade kategori kamar.
Akses eksklusif ke berbagai pengalaman premium.
Fasilitas akses airport lounge domestik dan internasional.
Sinergi Perbankan dan Hospitality
Direktur Consumer Banking Bank Mandiri, Saptari, menambahkan bahwa kartu ini dirancang untuk masuk ke dalam ekosistem digital nasabah secara alami. Hal ini sejalan dengan profil nasabah Mandiri yang kini semakin berwawasan global dan mengutamakan gaya hidup berbasis pengalaman (experience-based economy).
Senada dengan hal tersebut, Ramesh Daryanani dari Marriott International menegaskan komitmennya untuk mendekatkan anggota loyalitas mereka ke lebih dari 10.000 destinasi di seluruh dunia melalui kemudahan akses poin dari kartu kredit co-branding ini. (*)



