DENPASAR | Dunia News Bali – Memasuki usia ke-25 atau Yubileum Perak, DPD Pa.rtai Demokrat Provinsi Bali memperkuat komitmen terhadap isu lingkungan dengan mendorong politik berkelanjutan atau sustainable politics sebagai bagian dari arah perjuangan partai.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Gerakan Langit Biru Indonesia Asri yang diarahkan sebagai gerakan nyata untuk menjaga kelestarian alam Bali sekaligus mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya lingkungan yang sehat.
Ketua DPD Partai Demokrat Bali, I Made Mudarta, S.Sos., mengatakan usia seperempat abad menjadi momentum bagi Demokrat untuk memperluas perspektif perjuangan politik. Menurutnya, politik tidak semata-mata berkaitan dengan perebutan atau pengelolaan kekuasaan, tetapi juga harus memberikan perhatian terhadap keberlanjutan kehidupan masyarakat dan lingkungan.
“Usia 25 tahun adalah titik matang. Demokrat tidak lagi hanya berbicara soal politik kekuasaan, tetapi politik keberlanjutan (sustainable politics),” kata Made Mudarta.
Lingkungan Jadi Aset Strategis Bali
Mudarta menilai persoalan lingkungan memiliki posisi yang sangat strategis bagi Bali. Sebagai daerah yang tidak mengandalkan kekayaan tambang maupun industri berat, Bali memiliki ketergantungan besar terhadap kualitas lingkungan sebagai salah satu modal utama pembangunan.
Keindahan alam, kualitas udara, serta kelestarian lingkungan menjadi aset yang berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat dan keberlangsungan sektor pariwisata.
Karena itu, menurut Mudarta, menjaga alam Bali harus ditempatkan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama, bukan sekadar agenda programatik partai.
“Melalui Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, DPD Demokrat Bali ingin menegaskan bahwa menjaga alam Bali bukan sekadar program kerja, melainkan wujud pengamalan ajaran Tri Hita Karana, khususnya konsep Palemahan yaitu hubungan yang harmonis antara manusia dengan alam,” tegasnya.
Sasar Sampah, Alih Fungsi Lahan hingga Emisi
Gerakan Langit Biru Indonesia Asri menyasar berbagai persoalan lingkungan yang kini semakin menjadi perhatian masyarakat. Di antaranya pengelolaan sampah, alih fungsi lahan, emisi kendaraan, perubahan iklim, hingga kebutuhan untuk mendorong transisi menuju energi bersih.
Dalam ranah kebijakan dan parlemen, Demokrat Bali mendorong penguatan sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir.
Langkah tersebut antara lain melalui optimalisasi TPS3R dan bank sampah, penguatan regulasi untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta pengawasan terhadap tata ruang guna mencegah alih fungsi lahan produktif dan kawasan resapan air.
Tidak hanya melalui jalur kebijakan, gerakan tersebut juga akan melibatkan kader Demokrat bersama masyarakat di sembilan kabupaten/kota se-Bali.
Sejumlah aksi yang akan didorong meliputi penanaman pohon, rehabilitasi mangrove, kegiatan bersih-bersih pantai dan sungai, edukasi pemilahan sampah dari tingkat rumah tangga, hingga kolaborasi dengan komunitas Gen Z, milenial dan para aktivis lingkungan kreatif.
Mudarta menegaskan, keterlibatan generasi muda menjadi salah satu kunci karena persoalan lingkungan merupakan agenda jangka panjang yang dampaknya akan dirasakan oleh generasi berikutnya.
Kawal Kebijakan Pembangunan Berkelanjutan
Memasuki 25 tahun perjalanan berikutnya, Demokrat Bali menyatakan akan terus mendorong dan mengawal kebijakan yang berpihak pada perlindungan lingkungan, baik melalui pemerintahan maupun lembaga legislatif.
Arah kebijakan tersebut ditujukan agar pembangunan Bali tetap dapat berlangsung tanpa mengorbankan kelestarian alam. Terlebih, sektor pariwisata sebagai salah satu penopang perekonomian Bali sangat membutuhkan lingkungan yang sehat, bersih dan terjaga.
Menurut Mudarta, pembangunan dan pelestarian lingkungan harus berjalan beriringan. Keberhasilan pembangunan tidak seharusnya diukur hanya dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan menjaga kualitas lingkungan untuk generasi mendatang.
“Kita tidak bisa mewariskan kerusakan alam kepada anak cucu kita,” pungkas Mudarta.
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan arah perjuangan jangka panjang Demokrat Bali untuk ikut menjaga kelestarian gumi Bali di tengah pesatnya pembangunan dan perkembangan pariwisata. (riza)