Bupati Sanjaya Sambut Upacara Makerti Ayuning Danu di Danau Beratan, Jaga Kesucian Sumber Air Bali

IMG-20260304-WA0092
Ketua Umum Panitia Dharma Santi Nasional I Made Susila Adnyana (baju biru) menyerahkan agenda rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 kepada Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya saat audiensi di Kantor Pemkab Tabanan, Rabu (4/3/2026)

TABANAN | Dunia News Bali – Pemerintah Kabupaten Tabanan menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan upacara suci Makerti Ayuning Danu yang akan digelar di Danau Beratan, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, pada Minggu (8/3) mendatang.

Dukungan tersebut disampaikan Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya saat menerima audiensi Panitia Dharma Santi Nasional yang dipimpin Ketua Umum Marsda TNI (Purn.) I Made Susila, di ruang kerja Bupati Tabanan, Rabu (4/3). Sebelumnya, panitia juga telah melakukan audiensi dengan Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta pada Senin (2/3).

Dalam pertemuan tersebut, panitia melaporkan rencana pelaksanaan upacara Makerti Ayuning Danu yang akan berlangsung di Danau Beratan, Tabanan, serta di Danau Batur, Kintamani, Bangli. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian acara Dharma Santi Nasional yang digelar oleh panitia bersama PHDI dalam rangka menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 atau Tahun 2026 Masehi.

Ketua Panitia Dharma Santi Nasional, I Made Susila, menjelaskan bahwa upacara tersebut akan diisi dengan sejumlah kegiatan spiritual dan lingkungan, antara lain mapekelem, penebaran benih ikan, serta penanaman pohon penghijauan di kawasan danau.

Baca juga:  Sempat Berjanji 1 Minggu Akan Diaspal, Janji Bupati Tamba Ditagih, Warga : Bes Demen Bogbog

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Tabanan dapat memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan upacara ini sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan sekaligus kelestarian alam Bali.

Sementara itu, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya yang dalam pertemuan tersebut didampingi Sekretaris Daerah I Gede Susila dan Kepala Dinas Kebudayaan I Made Subagia, menilai upacara Makerti Ayuning Danu memiliki makna penting dalam menjaga keseimbangan alam Bali.

Menurut Sanjaya, kegiatan ini sejalan dengan visi pembangunan Bali yang diusung Gubernur Bali Wayan Koster melalui program Nangun Sat Kerthi Loka Bali, khususnya dalam konsep Danu Kerthi, yaitu penyucian dan pelestarian sumber-sumber air seperti danau.

Ia menambahkan, selain pelaksanaan ritual pakelem, kegiatan tersebut juga sebaiknya diisi dengan penanaman tanaman upakara seperti sandat atau cempaka, serta penebaran benih ikan di Danau Beratan sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem.

“Ini merupakan bentuk menjaga ekosistem, prinsipnya urip-menguripi atau saling hidup-menghidupi. Kegiatan seperti ini sangat baik,” ujar Sanjaya.

Bupati Sanjaya juga menyebutkan bahwa Dharma Santi Nasional merupakan agenda penting bagi umat Hindu di seluruh Indonesia setelah perayaan Hari Raya Nyepi. Karena itu, pihaknya siap mendukung seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di Bali demi menjaga keharmonisan serta persatuan umat sedharma.

Baca juga:  Sekjen KPI Dewa Budiasa Peringatkan: Vonis Mati Fandi Bisa Lukai Rasa Keadilan Pelaut Indonesia

Ia pun berharap berbagai komponen masyarakat Tabanan dapat turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut agar pelaksanaannya berjalan lancar dan sukses.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Panitia Dharma Santi Nasional I Made Susila Adnyana juga menyerahkan agenda rangkaian kegiatan Nyepi kepada Bupati Tabanan di Kantor Pemkab Tabanan. (red)

Berita Terpopular

tanah lot
galungan