KKN Literasi dan Inklusi Keuangan 2026: OJK Bali Gandeng 4 Kampus Sasar 50 Desa

Kepala OJK Provinsi Bali Parjiman bersama para jajaran pimpinan universitas dan perwakilan mahasiswa mengepalkan tangan bersama, simbol semangat gotong royong menyukseskan KKN Literasi dan Inklusi Keuangan (KKN LIK) 2026.

DENPASAR | dunianewsbali – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali resmi berkolaborasi dengan empat universitas ternama untuk meluncurkan program Kuliah Kerja Nyata Literasi dan Inklusi Keuangan (KKN LIK) 2026. Sebanyak 687 mahasiswa dikerahkan ke 50 desa di seluruh Bali sepanjang Juli hingga Agustus 2026 untuk mengedukasi masyarakat mengenai pengelolaan keuangan dan waspada kejahatan sektor jasa keuangan.

Perwakilan rektorat dan dosen pendamping desa mengenakan rompi resmi KKN LIK 2026 sebagai tanda kesiapan mengawal program edukasi keuangan di 50 desa di Bali.

Aliansi Strategis Demi Masa Depan Keuangan Desa

​Kepala OJK Provinsi Bali, Parjiman, menegaskan bahwa OJK tidak bisa bergerak sendirian dalam memperluas jangkauan literasi keuangan. Sinergi bersama civitas academica dinilai menjadi kunci utama untuk mempercepat pemerataan inklusi keuangan hingga ke pelosok desa. Langkah ini juga sejalan dengan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

​”Diperlukan aliansi strategis untuk mewujudkannya, bersama bergotong royong Sagilik Saguluk, Salunglung Sabayantaka. Paras Paros Sarpanaya,” ujar Parjiman saat menutup pembekalan khusus KKN LIK 2026 di Kantor OJK Provinsi Bali.

Empat universitas besar di Bali yang terlibat penuh dalam program ini adalah:

  • ​Universitas Udayana
  • ​Universitas Pendidikan Ganesha
  • ​Universitas Warmadewa
  • ​Universitas Dhyana Pura
Baca juga:  Filosofi Pohon Bambu, Spirit Kebersamaan Mengabdi dan Melayani Prof. Ir. I Ketut Sudarsana

​Siap Edukasi Warga di 9 Kabupaten/Kota

​Sebelum terjun langsung ke lapangan, ratusan mahasiswa ini telah dibekali materi khusus oleh OJK. Pembekalan intensif tersebut mencakup perlindungan konsumen, pengenalan produk keuangan, hingga tips menghindari investasi bodong dan pinjaman online ilegal.

Sesi foto bersama seluruh civitas academica dan mahasiswa dengan pose khas OJK “L” (Literasi) saat pembekalan khusus KKN LIK 2026 di aula utama Kantor OJK Provinsi Bali.

Selama dua bulan ke depan, para peserta akan tersebar di 50 desa yang mencakup 8 kabupaten dan Kota Denpasar. Beberapa program utama yang siap dijalankan oleh para mahasiswa antara lain:

  • Edukasi Ngiring ke Banjar: Pendekatan langsung ke pusat kegiatan masyarakat adat.
  • Edukasi Keluarga Cerdas Keuangan: Pendampingan pengelolaan finansial rumah tangga.
  • Edukasi Pemuda Desa & Sekolah: Menyasar generasi muda agar melek finansial sejak dini.
  • Survei Potensi Desa: Pemetaan inklusi keuangan lokal.

Dapat Proteksi Jiwa dan Top-Up Modal Investasi

​Sebagai bentuk apresiasi dan komitmen keselamatan, OJK memberikan fasilitas perlindungan bagi seluruh mahasiswa. Seluruh peserta KKN LIK 2026 mendapatkan jaminan pertanggungan jiwa dan kecelakaan kerja dari BPJS Ketenagakerjaan.

​Tidak hanya itu, Bursa Efek Indonesia (BEI) turut memberikan dukungan nyata. Bagi mahasiswa dan civitas academica yang telah memiliki Rekening Dana Nasabah (RDN), mereka berhak mendapatkan top-up dana investasi di pasar modal.

Baca juga:  PSN dan PHDI Gelar Pelatihan Dharma Wacana Guna Tingkatkan Kompetensi Pemangku di Bali

​Program KKN LIK ini merupakan pelaksanaan tahun keempat sejak dirintis pada 2023 lalu. Hingga tahun 2025, program ini tercatat telah sukses menjangkau 100 desa dan melibatkan lebih dari 1.500 mahasiswa di Bali. (*)

Berita Terpopular

Scroll to Top