Fashion Show Jegeg Bagus Bali 2026 Uji Karakter dan Percaya Diri Finalis Jelang Grand Final

DENPASAR | Dunia News Bali – Sebanyak 18 finalis atau sembilan pasang Jegeg Bagus Bali 2026 dari sembilan kabupaten/kota di Bali mengikuti Fashion Show Jegeg Bagus Bali 2026 yang digelar di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Centre Denpasar, Minggu (2/8/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian Road to Grand Final Jegeg Bagus Bali 2026.

Para finalis yang mewakili Kabupaten Jembrana, Badung, Denpasar, Buleleng, Bangli, Klungkung, Gianyar, Tabanan, dan Karangasem ditantang menunjukkan kemampuan menguasai panggung melalui penampilan terbaik mereka. Tidak hanya memperlihatkan keindahan busana, setiap peserta juga dituntut mampu memancarkan karakter, kepercayaan diri, serta kemampuan berkomunikasi nonverbal di hadapan dewan juri dan penonton.

Dalam peragaan tersebut, peserta tampil dalam dua konsep busana. Penampilan pertama mengusung tema casual look hasil kolaborasi dengan Dharmawanta House of Endek. Selanjutnya, para finalis mengenakan evening gown rancangan desainer Iki Kendran yang memadukan sentuhan elegan dengan nilai-nilai tradisi dan budaya Bali.

Ketua Panitia Jegeg Bagus Bali 2026, Indah Amertha, menjelaskan bahwa Fashion Show bukan sekadar ajang menampilkan busana, tetapi juga menjadi proses pembentukan mental para finalis sebelum memasuki malam puncak Grand Final.

Baca juga:  Sidang Mediasi Batu Ampar Bergulir, Penanganan Pidana Diminta Cermati Asas Praejudicieel Geschil

“Tujuannya untuk meningkatkan pamor para finalis serta organisasi Jegeg Bagus Bali sendiri sebelum Grand Final. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menarik perhatian masyarakat luas sekaligus memperluas kerja sama dengan berbagai pihak sponsor,” ujar Indah Amertha.

Ia menambahkan, kemampuan seorang Jegeg maupun Bagus Bali tidak hanya diukur dari kecakapan berbicara. Penguasaan panggung, sikap, pembawaan diri, hingga kemampuan mengekspresikan kepribadian melalui catwalk menjadi bagian penting dalam proses penilaian.

“Sebagai Jegeg Bagus Bali, peserta tidak hanya dituntut cerdas berbicara, tetapi juga harus mampu mengekspresikan diri dengan baik di depan publik,” tegasnya.

Proses penjurian melibatkan lima dewan juri dari berbagai latar belakang profesional, yakni Ketua APPMI Bali Kadek Wira Dika Saskara, I Nyoman Inggi Indrayani Kendran, Made Haryoga, Luh Putu Dwi Suarini, serta Ni Luh Putu Lilik Rahmawati.

Rangkaian acara yang dimulai pukul 14.30 WITA tersebut diawali dengan Opening Dance dan Opening Number, dilanjutkan penyerahan apresiasi kepada para sponsor serta sesi awarding. Keseluruhan agenda menjadi bagian dari proses penilaian untuk mengukur kesiapan para finalis sebelum tampil pada Grand Final Jegeg Bagus Bali 2026.

Baca juga:  Hadiri Himmus Cup II, Rai Wirata Tekankan Pentingnya Pembinaan Atlet Voli Sejak Tingkat Desa

Fashion Show ini sekaligus menjadi panggung bagi para finalis untuk menunjukkan kualitas diri sebagai generasi muda yang siap menjadi representasi budaya, pariwisata, dan citra positif Pulau Dewata di masa mendatang. (red/riza)

Berita Terpopular

Scroll to Top