SURABAYA | Dunia News Bali – Banteng Bali mendapat dukungan penuh dari masyarakat Bali menjelang partai final Soekarno Cup 2026 yang akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu malam, 24 Agustus 2026.
Pada laga puncak tersebut, Banteng Bali akan berhadapan dengan Banteng Jawa Barat. Pertandingan ini tidak hanya menjadi perebutan kemenangan, tetapi juga momentum memperkuat semangat persaudaraan, kebersamaan, dan kebanggaan daerah.
Antusiasme dukungan terlihat dari keterlibatan kader, simpatisan, kelompok suporter hingga komunitas seni Bali. Sejumlah kelompok Baleganjur bahkan disiapkan untuk menghadirkan atmosfer khas Bali sekaligus memberikan energi tambahan bagi tim dari tribun stadion.
Dukungan tersebut antara lain datang dari Sekeha Baleganjur STAP Gianyar sebanyak 28 orang, Sekeha Baleganjur Kenjeran sebanyak 20 orang lengkap dengan topeng, serta Sekeha Baleganjur Krembung sebanyak 25 orang yang juga membawa perlengkapan topeng.
Tak hanya itu, sekitar 100 suporter dengan yel-yel Bonek juga dikabarkan siap memberikan dukungan. Sayap partai BMI sebanyak 15 orang turut hadir, disusul rombongan dari Denpasar yang terdiri atas unsur kepala desa, lurah, serta satu grup Baleganjur.
Solidaritas juga ditunjukkan jajaran fraksi dan kader dari berbagai kabupaten/kota di Bali. Rombongan tersebut terdiri dari Tabanan 30 orang, Gianyar 28 orang, Denpasar 22 orang, Karangasem 15 orang, Klungkung 12 orang, Buleleng 21 orang yang juga mengajak 10 pengurus ranting, serta Jembrana 13 orang.
Seluruh elemen tersebut dijadwalkan hadir dalam acara penutupan sekaligus partai final Soekarno Cup 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo.
Made Supartha Pimpin Dukungan Fraksi PDI Perjuangan Bali
Dukungan kuat juga datang dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali. Rombongan dipimpin langsung Ketua Fraksi, Dr. (C). I Made Supartha, SH., MH. Sebanyak 28 anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali turut hadir untuk memberikan semangat kepada Banteng Bali.
Made Supartha mengatakan, kehadiran berbagai elemen tersebut memiliki satu tujuan, yakni memberikan dukungan maksimal agar Banteng Bali mampu tampil dengan kekuatan terbaik pada laga final.
“Astungkara Bali juara. Kami siap dan optimis mendukung penuh Banteng Bali. Semua harus all out untuk Bali. Ini bukan hanya tentang pertandingan, tetapi tentang semangat, persatuan dan kebanggaan masyarakat Bali. Mari kita bersama-sama memberikan energi positif kepada tim agar bisa tampil maksimal dan membawa nama Bali dengan penuh kehormatan,” kata Made Supartha.
Menurutnya, dukungan yang datang dari berbagai wilayah di Bali, termasuk masyarakat dan komunitas Bali yang berada di Surabaya, menjadi gambaran kuatnya semangat persaudaraan dan kebersamaan.
Perpaduan seni Baleganjur, yel-yel suporter, serta kehadiran kader dan masyarakat di tribun diharapkan mampu menciptakan atmosfer positif sekaligus membakar semangat para pemain Banteng Bali.
Dengan kekuatan tim di lapangan dan dukungan besar dari masyarakat, Banteng Bali membawa harapan untuk meraih hasil terbaik dalam partai final Soekarno Cup 2026.
Stadion Gelora Bung Tomo pun akan menjadi saksi perjuangan wakil Pulau Dewata dalam laga penentuan tersebut.
“Bali datang bukan sekadar untuk bertanding, tetapi datang membawa semangat kebersamaan, persaudaraan dan keyakinan untuk meraih kemenangan. Astungkara, Banteng Bali juara,” tutupnya. (riza)