Smart Factory 4.0: Strategi Mitsubishi Electric Siapkan Talenta UGM

Screenshot_20260422_000736_Google
gambar sinematik yang merepresentasikan kolaborasi antara Mitsubishi Electric Indonesia dan UGM

Yogyakarta | dunianewsbali – PT Mitsubishi Electric Indonesia (MEIN) secara resmi memperkuat kolaborasi strategis antara dunia industri dan institusi pendidikan guna mendorong kesiapan sumber daya manusia (SDM) di era digital. Langkah ini diwujudkan melalui kuliah umum bertajuk “Bridging Education and Industry: Exploring Smart Manufacturing 4.0 with Mitsubishi Electric” yang diselenggarakan bagi mahasiswa Sekolah Vokasi dan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) di Teaching Industry Learning Center (TILC), Yogyakarta, Senin (20/04/2026)

​Transformasi Digital dan Tantangan Talenta Industri 4.0

​Ivan Chandra, Head of Division, Factory Automation & Industrial Division PT Mitsubishi Electric Indonesia, menekankan pentingnya adaptasi teknologi dalam proses manufaktur modern. Menurutnya, transformasi menuju era digital menuntut talenta yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan teknologi secara nyata di lapangan.

​Melalui inisiatif ini, MEIN membagikan wawasan mendalam mengenai evolusi teknologi otomasi. Fokus utama pemaparan mencakup bagaimana pemanfaatan Internet of Things (IoT), Kecerdasan Buatan (AI), dan digitalisasi dapat menjadi motor penggerak produktivitas serta efisiensi di berbagai sektor industri nasional.

Baca juga:  Kuliah Umum Luhut Binsar Pandjaitan, Peran Kampus Jadi Kunci Menuju Indonesia Emas 2045

​Konsep Smart Factory: Menjembatani Pendidikan dan Industri

​Dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung pada 10-11 Maret lalu, MEIN memperkenalkan konsep Smart Factory sebagai pilar utama transformasi Industry 4.0. Program ini dirancang untuk membekali generasi muda dengan pemahaman komprehensif mengenai sistem produksi terintegrasi yang menjadi standar global saat ini.

​“Penguatan SDM industri adalah bagian krusial untuk meningkatkan daya saing manufaktur nasional di tingkat global,” ujar Ivan Chandra. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memastikan mahasiswa memiliki kesiapan menghadapi tantangan otomasi dan digitalisasi saat memasuki dunia kerja.

​Komitmen Berkelanjutan untuk Pendidikan Nasional

​Kerja sama dengan UGM menambah daftar panjang kemitraan strategis MEIN dengan institusi pendidikan tinggi di Indonesia, setelah sebelumnya sukses menjalin kolaborasi dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Tarumanagara (UNTAR).

​Kedepannya, MEIN berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan kerja sama pendidikan dan pengabdian masyarakat. Hal ini bertujuan untuk menyiapkan talenta muda Indonesia agar siap menghadapi dinamika manufaktur modern sekaligus mendukung inisiatif keberlanjutan melalui pengembangan produk teknologi hemat energi. (*)

Berita Terpopular