Teguh Santosa Dorong Transformasi JMSI dari Bali, UKW dan Kelas Jurnalistik Jadi Prioritas

DENPASAR | Dunia News Bali – Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Teguh Santosa, melakukan kunjungan ke Sekretariat JMSI Provinsi Bali di sela rangkaian kegiatan penanaman mangrove bersama Menteri Lingkungan Hidup dalam peringatan Hari Mangrove Sedunia di Bali, Sabtu (25/7/2026).

Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga dimanfaatkan sebagai forum konsolidasi antara pengurus JMSI Pusat dan JMSI Bali. Pertemuan itu membahas sejumlah agenda strategis yang berfokus pada penguatan organisasi serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan perusahaan media siber.

Ketua JMSI Provinsi Bali, Nyoman Adi Irawan, mengungkapkan bahwa salah satu agenda utama yang dibahas adalah rencana pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) melalui kolaborasi antara JMSI Pusat dan JMSI Bali. Program tersebut diharapkan menjadi langkah konkret dalam meningkatkan profesionalisme wartawan yang tergabung dalam JMSI.

“Pelaksanaan UKW menjadi salah satu prioritas kami sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme anggota JMSI,” ujar Adi Irawan.

Selain membahas UKW, JMSI Bali juga memaparkan perkembangan organisasi, termasuk target pembentukan kepengurusan cabang di seluruh kabupaten/kota di Bali. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat struktur organisasi hingga ke daerah sekaligus memperluas jangkauan program kerja.

Baca juga:  Tanggapi Pernyataan Surya Paloh, Ketua Garuda Bali: "Kami Tolak Infrastruktur yang Bunuh Ruh Pulau Dewata!"

Sebagai bagian dari pengembangan kapasitas anggota, JMSI Bali juga tengah mempersiapkan program kelas jurnalistik. Program tersebut dirancang sebagai pembinaan awal bagi wartawan sebelum mengikuti UKW sehingga peserta memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan yang memadai.

“Kami ingin membangun sistem pembinaan yang berkesinambungan. Kelas jurnalistik menjadi tahap awal peningkatan kapasitas, kemudian dilanjutkan dengan UKW agar kualitas wartawan anggota JMSI semakin baik,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum JMSI Teguh Santosa menegaskan bahwa arah pengembangan organisasi harus lebih mengedepankan kualitas anggota daripada sekadar memperbesar jumlah keanggotaan.

Menurutnya, organisasi yang dihuni anggota-anggota berkualitas akan mampu memberikan kontribusi lebih besar bagi kemajuan pers nasional sekaligus menjaga profesionalisme perusahaan media siber.

“JMSI harus mengutamakan kualitas anggota, bukan semata-mata mengejar kuantitas. Organisasi yang ramping justru lebih lincah, fleksibel, dan efektif dalam menjalankan berbagai program,” tegas Teguh.

Ia berharap konsolidasi bersama JMSI Bali menjadi langkah nyata dalam memperkuat peran JMSI sebagai organisasi perusahaan media siber yang profesional, kredibel, serta konsisten meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik. (red/ich)

Berita Terpopular

Scroll to Top