Jatiluwih Festival 2026 Masuk KEN, ASITA Gelar Run 5K Diikuti 2.000 Peserta

Manager Manajemen Operasional DTW Jatiluwih, Jhon Ketut Purna

TABANAN | dunianewabali – Jatiluwih Festival 2026 resmi masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN) Kemenpar RI. Event budaya dan olahraga ini akan digelar pada 20-21 Juni 2026 di Desa Wisata Jatiluwih, Tabanan, Bali, dengan menghadirkan ajang lari massal 2.000 peserta.

​Tembus Kalender KEN 2026 Kemenpar RI

​Masuknya festival ini ke dalam program KEN menjadi bukti pengakuan nasional terhadap konsistensi Jatiluwih. Kawasan warisan budaya dunia UNESCO ini dinilai sukses menjaga kelestarian alam (eco-tourism) dan kearifan lokal sistem Subak.

​Selain pelestarian budaya, event ini terbukti memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi UMKM lokal. Proses kurasi yang ketat dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI menegaskan bahwa festival ini merupakan salah satu event unggulan di Indonesia.

​Rayakan 100 Tahun Pariwisata Bali Lewat Run 5K Jatiluwih

​Momentum hari kedua festival, Minggu (21/6/2026), akan mencetak sejarah baru lewat kolaborasi bersama ASITA. Memperingati Seabad Pariwisata Bali, ajang Run 5K Jatiluwih untuk pertama kalinya diadakan di kawasan ini.

​Ajang sport tourism Bali ini menargetkan 2.000 pelari dari berbagai komunitas. Peserta akan merasakan sensasi berlari dengan latar belakang udara sejuk pegunungan dan panorama sawah terasering yang ikonik.

Baca juga:  ITLS 2024, Regeneratifkan Bali Melalui Tata Kelola, Penegakan Aturan Dan Konservasi Lingkungan

“Jatiluwih Festival VII bukan sekadar selebrasi budaya, melainkan simbol kebangkitan pariwisata Bali yang berkualitas dan berkelanjutan,” ujar John Ketut Purna, Manager Manajemen Operasional DTW Jatiluwih.

​Dampak Ekonomi Bagi Ekosistem Wisata Tabanan

​Pihak manajemen optimistis kehadiran ribuan pelari akan memicu efek domino bagi ekonomi lokal. Sektor-sektor yang akan langsung merasakan dampak positif antara lain:

  • ​Peningkatan keterisian akomodasi (homestay) di sekitar Penebel.
  • ​Omzet penjualan warung-warung makan dan kuliner lokal.
  • ​Promosi produk pertanian unggulan seperti beras merah dan kopi Jatiluwih.

​Selain ajang lari, pengunjung Jatiluwih Festival 2026 selama dua hari penuh akan disuguhkan pertunjukan seni tradisional Bali di alam terbuka, pameran UMKM Tabanan, serta edukasi pertanian subak. Pendaftaran Run 5K saat ini sudah dibuka secara daring untuk wisatawan domestik maupun mancanegara. (*)

Berita Terpopular

Scroll to Top