KPPA Bali Gandeng RAGAM Community Kitchen, Perluas Aksi Kemanusiaan bagi Perempuan dan Anak

DENPASAR | Dunia News Bali – Komunitas Peduli Perempuan dan Anak Bali (KPPA Bali) menjalin penjajakan kerja sama dengan RAGAM-Bagi-Bagi Nasi atau Ragam Community Kitchen untuk memperluas kegiatan sosial dan kemanusiaan di Bali. Kolaborasi ini diarahkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama perempuan, anak, serta keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

Penjajakan tersebut diawali dengan kunjungan silaturahmi KPPA Bali ke Ragam Community Kitchen. Pertemuan ini menjadi kesempatan untuk saling mengenal, memperkenalkan kegiatan masing-masing komunitas, sekaligus membangun sinergi dalam menghadirkan program sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui kerja sama tersebut, kedua pihak berencana memperluas kegiatan berbagi nasi bungkus gratis serta mengembangkan berbagai program kemanusiaan yang berorientasi pada kepedulian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

RAGAM-Bagi-Bagi Nasi dikelola oleh pasangan suami istri Nicolaas Kimman dan Duhitta Hayyuardhini. Keduanya secara konsisten menjalankan aksi sosial dengan membagikan nasi bungkus gratis kepada masyarakat, sejumlah yayasan, hingga panti asuhan.

Tidak hanya menyalurkan makanan, mereka juga memberikan bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan, termasuk pemulung dan kelompok masyarakat yang menghadapi kesulitan ekonomi.

Baca juga:  Bali Tourism Run 2026 Bidik 2.000 Peserta di Jatiluwih, Usung Semangat Road to 100 Years Bali Tourism

Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian yang diwujudkan melalui aksi nyata, sekaligus memperkuat semangat berbagi dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Dalam pertemuan itu, KPPA Bali bersama Ragam Community Kitchen turut membahas peluang kerja sama untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat. KPPA Bali merencanakan kegiatan turun langsung ke masyarakat guna menyalurkan nasi bungkus gratis dengan dukungan RAGAM, sekaligus membuka peluang pengembangan program sosial dan kemanusiaan lainnya.

Ketua KPPA Bali, Endang Hastuty Bunga, S.H., bersama seluruh tim berharap penjajakan kolaborasi ini menjadi langkah awal bagi gerakan kemanusiaan yang berkelanjutan dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Menurut Endang, keberadaan komunitas sosial tidak semata-mata untuk menjalankan program kegiatan, tetapi juga menjadi jembatan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan. Terlebih, masih terdapat kelompok rentan yang menghadapi keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan hidup maupun memperoleh dukungan yang layak.

“Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya berhenti pada pembagian nasi gratis, tetapi dapat berkembang menjadi berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan lainnya. Kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat, khususnya bagi perempuan dan anak yang membutuhkan perhatian, perlindungan, dan dukungan. Semoga melalui kerja sama ini, kami bisa ikut meringankan beban mereka dan menghadirkan harapan bagi sesama,” ujar Endang.

Baca juga:  Bali Bird Park Siapkan Promo dan Program Edukasi Sambut Libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026

Ia menambahkan, gerakan sosial tidak harus selalu dimulai dari langkah besar. Ketulusan, kepedulian, serta kemauan untuk bergerak bersama merupakan modal penting dalam menciptakan perubahan yang berarti.

Bagi KPPA Bali, membantu sesama bukan sekadar memberikan sesuatu yang dimiliki, melainkan juga menghadirkan manfaat dan memastikan orang-orang yang sedang menghadapi kesulitan tidak merasa sendirian dalam menjalani kehidupannya.

“Kita hanya hidup sekali. Selagi masih diberi kesempatan untuk hidup, mari jadikan hidup kita berarti bagi orang lain. Tidak harus menunggu kaya atau memiliki segalanya untuk membantu sesama. Sekecil apa pun kebaikan yang kita lakukan, jika mampu meringankan beban orang lain, maka hidup kita sudah memberikan arti dan dampak yang baik,” tuturnya.

Melalui sinergi KPPA Bali dan Ragam Community Kitchen, diharapkan semakin banyak individu, komunitas, maupun pihak lainnya yang tergerak untuk terlibat dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Kerja sama ini diharapkan dapat memperluas jangkauan bantuan, memperkuat solidaritas antarmasyarakat, serta membuka lebih banyak kesempatan untuk mendukung kelompok yang membutuhkan, terutama perempuan dan anak dari keluarga kurang mampu serta kelompok rentan lainnya.

Baca juga:  Gung Cok Soroti Pungutan Wisatawan Asing dan Ketimpangan Pembangunan Bali

KPPA Bali menegaskan komitmennya untuk terus membangun kemitraan dan hadir di tengah masyarakat. Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah memperkuat kepedulian sosial sekaligus mendorong agar perempuan dan anak memperoleh perhatian, perlindungan, serta bantuan yang layak. (dnb13) 

Berita Terpopular

Scroll to Top